Berita

Anggota kongres dari Partai Republik Devin Nunes/Net

Dunia

ANCA Dan Anggota Kongres Desak Trump Blokir Semua Penjualan Militer Ke Turki

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 11:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komunitas Armenia di Amerika (ANCA) bersama dengan anggota kongres AS sepakat untuk meminta Amerika menangguhkan bantuan militernya ke Azerbaijan. Salah satu anggota kongres, Devin Nunes, menegaskan agar pemerintahan Trump juga harus memblokir semua penjualan senjata Amerika ke Turki.

Nunes, dari Partai Republik, mengajukan permintaannya itu lewat sepucuk surat yang ditujukan kepada Asisten Menteri Luar Negeri R. Clarke Cooper.

"Kami meminta pemerintah AS memblokir setiap permintaan (persenjataan) baru, atau yang tertunda, atau yang dalam proses penjualan atau (yang dalam ) transfer penggunaan ganda ke Turki atau ke negara lain, yang mungkin akan menciptakan adanya transfer pihak ketiga atas peralatan atau teknologi tersebut kepada pemerintah Azerbaijan," isi surat itu, seperti dikutip dari Amenian Weekly, Minggu (22/11).


Ketua ANCA Raffi Hamparian, yang bertemu baru-baru ini di Fresno, California dengan Anggota Kongres Nunes, mengatakan Departemen Luar Negeri telah lalai dalam hal melarang penjualan militer ke Turki dan Azerbaijan.

"Ini adalah niat kami untuk bekerja dengan Anggota Kongres Nunes untuk memastikan Departemen Luar Negeri mengambil tindakan yang tepat, tanpa penundaan, terkait dengan penjualan peralatan militer AS ke Turki dan Azerbaijan - termasuk suku cadang drone yang canggih," ujarnya.

ANCA, selain mendukung seruan Nunes untuk menghentikan penjualan senjata ke Ankara dan bantuan militer ke Baku, juga menyerukan kepada Pemerintah untuk segera mencabut pengabaian Pasal 907 dari Undang-Undang Dukungan KEBEBASAN, dan agar Kongres membatalkan kewenangan tersebut.

Mereka mendesak Gedung Putih untuk menangguhkan penegakan hukum ini secara penuh dan konsisten dengan sanksi yang diadopsi minggu ini oleh Belanda.

ANCA bersama anggota kongres juga mendorong Pemerintah untuk memberlakukan sanksi Global Magnitsky terhadap para pemimpin senior pemerintah Erdogan di Turki dan pemerintah Aliyev di Azerbaijan, berdasarkan tanggung jawab mereka atas pelanggaran hak asasi manusia yang serius selama agresi Azerbaijan saat menyerang Artsakh.

Sejumlah perusahaan AS telah mengumumkan secara terbuka bahwa mereka menghentikan dan menangguhkan penjualan produk, layanan, atau teknologi mereka ke Turki dan Azerbaijan, setelah menyelidikan menemukan bahwa komponen produksi dari perusahaan mereka digunakan Azerbaijan untuk membunuh orang Armenia. Di antara perusahaan-perusahaan tersebut adalah Garmin, Xilinx, Trimble, Beringer dan ViaSat.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya