Berita

Ilustrasi Pertamina/Net

Bisnis

Gelontorkan Rp 1,5 T Saat Covid-19, Pertamina: Tahun Ini Jadi Momentum Kami Bangkit

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 02:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kontribusi turut diberikan PT Pertamina kepada pemerintah yang sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda sejak awal tahun 2020.

Setidaknya, lebih dari Rp 1,5 triliun digelontorkan Pertamina untuk membantu pemerintah dalam penanganan dampak Covid-19 di bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi.

"Tahun ini menjadi momentum Pertamina bangkit. Seluruh kontribusi Pertamina selama pandemi Covid-19 menjadi bukti nyata bahwa kami hadir memberi manfaat bagi masyarakat dalam kondisi apa pun," ujar Pjs Vice President Corporate Communication Pertamina, Happy Wulansari lewat keterangan persnya, Minggu (22/11).


Pertamina Group memberikan bantuan kepada masyarakat mulai dari alat perlindungan diri, masker, sarung tangan, face shield, disinfektan, chamber, ventilator, thermo gun, rapid test, wastafel portabel hingga paket makanan dan sembako.

Di era pandemi Covid-19, sektor hulu Pertamina tetap beroperasi agar bisnis mitra upstream dan drilling company tetap berjalan dan tidak melakukan PHK.

Di sektor pengolahan, ungkap Heppy enam kilang Pertamina juga tetap memproduksi BBM serta melanjutkan pembangunan RDMP Balikpapan dan GRR Tuban untuk memastikan mitra perusahaan dapat memberikan peluang bagi 32,17 ribu pekerja langsung dan 519 ribu pekerja tidak langsung.

Sementara di sektor hilir, lanjutnya, Pertamina tetap menyiagakan lebih dari 7 ribu SPBU serta 10 ribu unit mobil tanki berikut awaknya bekerja untuk menyalurkan BBM ke seluruh pelosok negeri.

"Dengan beroperasinya seluruh ekosistem bisnis, Pertamina dapat mempertahankan seluruh pekerja dan mitra bisnis sehingga dapat menekan jumlah PHK yang marak terjadi dalam sektor industri,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya