Berita

FDA mengeluarkan otoritasi darurat untuk penggunaan Regeneron pada pasien Covid-19, sebagaimana yang pernah diterima Donald Trump/Net

Dunia

AS Izinkan Penggunaan Darurat Obat Covid-19 Yang Pernah Diberikan Pada Trump

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 23:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pejabat Amerika Serikat memberikan otoritasi darurat untuk perawatan antibodi eksperimental yang sebelumnya pernah diberikan kepada Presiden Donald Trump setelah dia diagnosis terpapar Covid-19.

Otorisasi darurat yang dikeluarkan oleh Food and Drug Administration (FDA) itu akan memungkinkan penggunaan pengobatan, sementara penelitian masih terus dilakukan untuk menentukan keamanan dan efektivitas obat tersebut.

Obat yang dikembangkan oleh Regeneron itu akan diizinkan untuk digunakan pada orang yang telah dites positif terkena virus corona dan berisiko sakit parah.


Langkah darurat ini diambil seiring dengan kasus Covid-19 di negara itu yang terus meningkat.

Untuk diketahui, perawatan Regeneron adalah kombinasi dari dua antibodi monoklonal, yakni antibodi buatan laboratorium yang kuat,  yang meniru respons kekebalan kita sendiri. Mereka secara fisik menempel pada virus corona sehingga tidak bisa masuk ke dalam sel tubuh.

Dikabarkan CNN, obat itu adalah salah satu dari perawatan yang diterima oleh Trump setelah dinyatakan positif Covid-19 pada bulan Oktober lalu. Pada saat itu, Trump memuji terapi eksperimental untuk membantu kesembuhannya.

Presiden Trump adalah salah satu dari segelintir orang di luar uji klinis yang diberi obat tersebut, di bawah apa yang dikenal sebagai "penggunaan dengan belas kasih".

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya