Berita

Politisi PAN Guspardi Gaus/Net

Politik

Politisi PAN: Tugas Pencopotan Baliho Tidak Ada Di UU TNI

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 08:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Prajurit TNI diminta untuk kembali pada tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) sebagaimana diatur di dalam UU 34/2004 tentang TNI. Berdasarkan UU tersebut, TNI diamanatkan untuk berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.

Begitu kata politisi PAN Guspardi Gaus menanggapi perintah Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya, Dudung Abdurahman kepada para prajuritnya untuk mencopoti baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) di seluruh wilayah ibukota.

“Kalau dicermati UU TNI kan jelas tupoksinya, tidak ada itu soal pencopotan atau penegakan,” tegas anggota Komisi II DPR itu kepada wartawan, Minggu (22/11).

Baginya, pengerahan prajurit untuk penertiban dan pencopotan baliho Habib Rizieq terlalu berlebihan dan janggal. Sebab seharusnya, tugas tersebut cukup dilakukan petugas Satpol PP.

Atas alasan itu, dia meminta TNI untuk menarik diri dan tidak terlibat langsung mencopot baliho dan spanduk bergambar Habib Rizieq di Jakarta.

Menurutnya, sekalipun apa yang dikatakan Pangdam Jaya bahwa penurunan baliho HRS dilakukan anak buahnya lantaran pihak FPI selalu memasang kembali baliho yang sudah diturunkan Satpol PP dan dianggap mengganggu ketertiban umum adalah benar, maka hal itu tetap dalam ranah penertiban dan penegakan hukum.

“Maka pihak kepolisian yang seharusnya turun tangan. Karena hal itu merupakan ranah kepolisian untuk menanganinya,” tutupnya.

Populer

Papua Barat Nyatakan Kemerdekaan Dan Pemerintahan Sementara, Wenda: Provinsi Ini Tidak Tunduk Lagi Kepada Indonesia

Selasa, 01 Desember 2020 | 13:10

Tetap Pasang Baliho Habib Rizieq, Warung Makar Milik Tokoh Tionghoa Akhirnya Ditutup

Sabtu, 28 November 2020 | 20:56

Bobby Nasution Katakan 'Cina', Etnis Tionghoa Medan Merasa Tersakiti

Senin, 23 November 2020 | 14:23

Djoko Edhi: Penggerudukan Rumah Mahfud MD Bukti Warga Madura Tak Suka Jokowi

Selasa, 01 Desember 2020 | 21:25

Bima Arya Desak HRS Tes Covid-19 Ulang, Dewan Pakar ICMI: Walikota Ngawur Kalau Paksa Pasien!

Sabtu, 28 November 2020 | 20:49

Novel Baswedan Pimpin Penangkapan Edhy Prabowo, Netizen: Kalah Canggih Dibandingkan Harun Masiku

Rabu, 25 November 2020 | 08:00

Dapat Dukungan Ustaz Abdul Somad, Akhyar Nasution Tegaskan Talak Tiga Dengan PDIP

Senin, 30 November 2020 | 03:22

UPDATE

KPK Temukan Uang Rp 4 Miliar Saat Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:41

Jokowi Dituntut Berani Jujur Buka Fakta Kondisi Covid-19 Di Tanah Air, Gde Siriana: Copot LBP!

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:39

Bawaslu Didesak Batalkan Keputusan KPU Mendiskualifikasi Paslon Di Pilkada Boven Digoel

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:38

Bahas Situasi Terkini Idlib, Jubir Turki Bertemu Utusan Khusus AS Untuk Suriah

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:35

Laporan PBB Tunjukkan Adanya 20 Ribu Tentara Bayaran Yang Bertempur Di Libya

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:34

Demonstran Arwah Puji KPK Tuntutan Mereka Soal OTT Edhy Prabowo Didengar

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:30

Australia Sisihkan 9,3 Miliar Dolar AS Untuk Rudal Jarak Jauh Dan Hipersonik

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:18

Lewonu

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:04

Pilkada Semakin Dekat, Ketua Bawaslu Gelar Pertemuan Dengan Kabareskrim Dan Jampidum

Kamis, 03 Desember 2020 | 11:58

Pengibar Bendera OPM Terobos KJRI Melbourne, Pengamat: Itu Act of Vandalism

Kamis, 03 Desember 2020 | 11:49

Selengkapnya