Berita

Lahan pertanian/Net

Nusantara

Akademisi IPB: UU Ciptaker Bisa Bendung Alih Fungsi Lahan Untuk Keperluan Investasi

SABTU, 21 NOVEMBER 2020 | 19:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Alih fungsi lahan pertanian untuk investasi, dinilai Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prima Gandhi, bisa dibendung dengan keberadaan UU 11/2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker).

"Seharusnya (UU Ciptaker) bisa melindungi lahan pertanian. Karena ada komitmen dari pemerintah untuk memblok wilayah mana saja yang bisa dibangun atau tidak. Termasuk tidak di kawasan pertanian," kata Prima dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/11).

Untuk meyakinkan masyarakat terkait perlindungan lahan pertanian di dalam UU Ciptaker, Prima menyarankan pemerintah untuk membuat aturan turunan yang spesifik. Khususnya tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang tidak bisa dicomot untuk kepentingan investasi.


Karena menurutnya, kunci perlindungan lahan pertanian terletak pada political will pemerintah untuk tidak menempatkan investasi di lahan produktif.

"Lahan pertanian pangan berkelanjutan ini harus tetap dijaga. Investasi jangan diarahkan ke sini, kecuali ada lahan penggantinya," kata Gandhi.

"Jadi sekarang baiknya izin satu pintu. BKPM bisa memimpin itu. Jangan sampai investasi diarahkan ke lahan pertanian yang produktif," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya