Berita

Ilustrasi

Nusantara

Warga Tangerang Raya Diminta Waspada Hujan Lebat Dan Angin Kencang

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 13:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Cuaca yang tak menentu di banyak wilayah khususnya di wilayah Tangerang Selatan, disebabkan karena musim penghujan telah tiba.

Hal itu dikatakan, Kasub Bid Pelayanan Jasa Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) wilayah II Ciputat, Darman dalam keterangan kepada wartawan.

"Dikarenakan sudah memasuki awal musim hujan, jadi pada pagi atau siang hari terasa panas menyengat, dan kemungkinan sore hari hujan. Seperti itu," kata Darman dikutip dari Kantor Berita RMOLBanten, Jumat (20/11).


Dari hasil analisa cuaca dan iklim yang dilakukan oleh Stasiun Klimatologi Tangsel, masyarakat diharapkan waspada datangnya cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

"Kondisi ini terjadi karena di sebagian wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel, sudah memasuki musim hujan. Namun, juga dapat dimungkinkan terjadinya cuaca ekstrim seperti hujan lebat yang disertai kilat dan petir serta angin kencang di wilayah Tangerang Raya," jelasnya.

Masih kata Darman, adanya lapisan atmosfer berupa Tropical Cyclone Alicia dan Eddy Sirkulasi yang menimbulkan fenomena hujan lebat disertai angin kencang, kilat dan petir.

Terlebih gangguan atmosfer berupa adanya dua tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Sumatera.

"Tropical Cyclone ALICIA dan juga pusaran angin atau kita menyebutnya dengan Eddy sirkulasi yang sedikit banyak berkontribusi terhadap penambahan jumlah curah hujan di Tangerang Raya," terangnya.

Maka dari itu, pihaknya terus mengimbau kepada masyarakat Tangsel dan sekitarnya agar waspada terhadap cuaca ekstrem yang kapan saja bisa terjadi.

"Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem ini dan tetap selalu update informasi cuaca dari BMKG," tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya