Berita

Postingan Presiden Macron/Repro

Dunia

Macron: Perang Di Nagorno-Karabakh Sudah Usai, Sekarang Waktunya Berkerja Untuk Masa Depan Armenia

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 13:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Prancis menyatakan dukungannya untuk memberikan bantuan dalam hal apa pun untuk Armenia pasca perang dengan Azerbaijan. Termasuk program bantuan keuangan untuk akomodasi para pengungsi Armenia yang akan dipulangkan kembali, serta pembangunan infrastruktur di Artsakh.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam percakapannya dengan Perdana Menteri Nikol Pashinyan mengatakan, perang sudah berakhir, saat ini yang menjadi fokus diskusi adalah hal-hal jangka pendek dan jangka panjang untuk kemajuan Artsakh dan Armenia, termasuk membahas pelestarian sejarah dan budaya Artsakh.

"Senjata-senjata itu (saat ini sudah) diam di Nagorno-Karabakh. Kami sekarang bekerja untuk masa depan, bersama Armenia, Azerbaijan, dan mitra kami di kelompok Minsk, untuk melestarikan dan memulihkan harta keragaman dan kekayaan seluruh wilayah," ujar Macron dalam postingan Twiternya, Jumat (20/11).


Nikol Pashinyan menghubungi Macron lewat sambungan telepon pada Kamis (19/11). Ia menekankan kerja sama bagi kedua negara untuk membahas pelestarian sejarah dan budaya Artsakh, setelah memastikan pemulangan yang aman untuk puluhan ribu orang Armenia yang kemarin meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi.

Pashinyan dan Macron sepakat bahwa setelah hal-hal itu, penting untuk melanjutkan pekerjaan Ketua Bersama OSCE Minsk Group dalam format yang penuh.

Pada pekan depan, Prancis akan meluncurkan program bantuan keuangan untuk pengungsi Armenia. Selain itu, kementerian Prancis telah mengembangkan rencana aksi untuk perlindungan hak-hak penyandang disabilitas akibat perang.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya