Berita

Konferensi ASEAN-Venezuela ketiga akan digelar pekan depan untuk semakin mendekatkan hubungan dan kerjasama/Net

Dunia

Konferensi ASEAN-Venezuela Ketiga Siap Dilaksanakan Pekan Depan

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 22:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Venezuela semakin mendekatkan diri kepada ASEAN. Setidaknya hal itu yang terlihat dari rencana Konferensi ASEAN-Venezuela Ketiga yang akan dilaksanakan pekan depan.

Untuk diketahui, Konferensi ASEAN-Venezuela adalah inisiatif yang dilakukan oleh Pemerintah Venezuela dalam upaya mendekati ASEAN sekaligus membangun platform informasi bersama. Tujuannya adalah untuk memahami sejarah dan struktur ASEAN, sekaligus menjajaki peluang hubungan di berbagai bidang antara Venezuela dan negara-negara ASEAN.

Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 26 November mendatang mulai pukul 20.00 (waktu Jakarta) secara virtual dengan mengangkat tema "Manajemen pandemi COVID-19 di Asia Tenggara".


Konferensi ASEAN-Venezuela ini dapat disaksikan secara streaming melalui platform YouTube (klik di sini).
Kegiatan ini akan menjadi kesempatan emas untuk berbagi pengalaman dan informasi mengenai pengelolaan masalah global saat ini.

Sebenarnya, Konferensi ASEAN-Venezuela kali ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan sejak tahun 2018 lalu.

Konferensi ASEAN -Venezuela pertama dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2018. Pada tahun yang sama juga diselenggarakan ASEAN-Venezuela Cultural Exchange Day, tepatnya pada tanggal 11 Desember 2018.

Kemudian, Konferensi ASEAN-Venezuela dilanjutkan untuk kali kedua pada 20 November 2019 yang mempertemukan perwakilan diplomatik Negara Anggota ASEAN dengan perwakilan dan pejabat Venezuela. Kegiatan ini dilakukan untuk menginformasikan lembaga publik Venezuela, dan pemangku kepentingan mengenai sejarah, struktur dan fungsi ASEAN, serta budaya, pariwisata dan potensi ekonomi dan komersial Negara Anggota ASEAN.

Acara ini memungkinkan untuk memperkenalkan dan mengeksplorasi bidang-bidang khusus hubungan antara Venezuela dan ASEAN.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya