Berita

Salah satu peninggalan bersejarah Armenia/Net

Dunia

Tim Sejarawan Kerja Keras Lindungi Manuskrip Kuno Armenia Selama Konflik Baku Dan Yerevan

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 11:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejak konflik mulai berkecamuk di wilayah Nagorno-Karabakh, tim sejarawan telah bekerja keras untuk menyelamatkan ratusan manuskrip kuno Armenia karena khawatir akan dihancurkan oleh artileri atau vandalisme.

Di balik pintu kubah tebal di pusat budaya Matenadaran-Gandzasar di ibu kota Armenia, Yerevan, terdapat banyak manuskrip Armenia yang sebagian besar berasal dari abad ke-13. Naskah-naskah kuno itu telah dipindahkan dari Nagorno-Karabakh sejak konflik antara Armenia dan Azerbijan meletus kembali pada September lalu.  

“Kami melihat tembakan roket jatuh di Katedral Gandzasar di Shusha, karena Matendaran terletak di sebelah kompleks biara Gandzasar. Demi alasan keamanan, kami memutuskan untuk sementara memindahkan semuanya ke Matendaran di Yerevan,” jelas Aram Torosyam, direktur pusat budaya tersebut, seperti dikutip dari France24.


Bukan hanya tembakan roket yang membuatnya khawatir, dia juga takut naskah-naskah kuno itu akan dihancurkan oleh pasukan Azerbaijan.

“Naskah-naskah itu dihapus, mengingat bagaimana penghancuran monumen merupakan fenomena berkelanjutan bagi para teroris ini. Azerbaijan, kelompok Turki, mereka memiliki kecenderungan untuk menghancurkan monumen,” ungkapnya.

Naskah-naskah itu adalah bagian penting dari warisan budaya Armenia, banyak yang mendokumentasikan hubungannya yang dalam dan sering bermasalah dengan tetangganya Azerbaijan. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya