Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Prancis Makin Suram, Jadi Nomor Empat Terbanyak Di Dunia

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 11:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktur Jenderal Kesehatan Prancis mengkonfirmasi fakta yang cukup suram tentang kasus virus corona di negara itu yang kini telah mencapai dua juta kasus hingga Selasa (17/11) waktu setempat. Jumlah tersebut melengkapi tingginya angka kasus di Eropa yang telah mencapai lebih dari 15 juta kasus.

Jérôme Salomon mengatakan, Prancis saat ini telah mencatatkan angka terkonfirmasi sebanyak 2.036.755 infeksi Covid-19, menjadikannya yang terburuk keempat di dunia untuk infeksi di belakang Amerika Serikat, India, dan Brasil.

Selain amgka kasus yang cukup tinggi, Salomon juga mengatakan saat ini jumlah rawat inap pasien Covid-19 terus meningkat tajam. Hingga senin Prancis tercatat memiliki 4.854 pasien dalam perawatan intensif yang dirawat karena virus tersebut, seperti dikutip dari AFP, Selasa (17/11).


Korban tewas Covid-19 di negara itu sekarang mencapai 46.273. Prancis mencatat 1.217 kematian terkait Covid-19 dalam 24 jam terakhir - angka yang mencakup kematian di rumah sakit, yang mana ada 437, dan kematian di rumah perawatan, yang dihitung dua kali seminggu. Infeksi meningkat 45.422 dalam 24 jam terakhir.

Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengatakan pada hari Selasa (17/11) bahwa negara itu mendapatkan kembali kendali atas Covid-19 tetapi belum siap untuk melonggarkan penguncian nasional kedua yang diberlakukan untuk mengendalikan wabah.

Pemerintah Presiden Emmanuel Macron telah sebelumnya telah menetapkan target 1 Desember untuk mengakhiri penguncian, meskipun mungkin diperpanjang jika jumlahnya tidak mengalami penurunan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya