Berita

Mantan Menhan Meksiko, Salvador Cienfuegos/Net

Dunia

AS Batalkan Semua Dakwaan Terhadap Mantan Menhan Salvador Cienfuegos Dan Akan Memulangkannya Ke Meksiko

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 10:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Departemen Kehakiman AS mengumumkan rencana untuk membatalkan dakwaan terhadap Salvador Cienfuegos, terkait perdagangan narkoba dan tuduhan pencucian uang. Dengan pembatalan itu, Meksiko dapat melakukan penyelidikannya sendiri dan berpotensi menuntut mantan menteri pertahanan negaranya itu.

Cinfuegos saat ini tengah berada di tahanan AS, sejak pihak keamanan menangkap pria berusia 72 tahun itu pada Oktober lalu di bandara Los Angeles. Penangkapan Cinfuegos sempat mengejutkan dan membuat jengkel para pejabat Meksiko.

Sejak penangkapan, jaksa di Meksiko membuka penyelidikan mereka sendiri. Jaksa Agung AS Bill Barr dan mitranya dari Meksiko Alejandro Gertz Manero mengatakan hal dalam sebuah pernyataan bersama.


"Demi kepentingan yang menunjukkan front persatuan kita melawan semua bentuk kriminalitas, Departemen Kehakiman AS telah membuat keputusan untuk mengajukan pencabutan dakwaan pidana AS terhadap Cienfuegos sehingga dia dapat diselidiki (di negaranya sendiri), dan, jika sesuai, dituntut berdasarkan hukum Meksiko," kata pernyataan mereka, seperti dikutip dari AFP, Rabu (18/11).

Hal itu juga dibenarkan oleh Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard yang mencuit di akun Twitternya, bahwa berdasarkan kesepakatan antara kantor jaksa agung Meksiko dan AS, Cienfuegos akan dikembalikan ke Meksiko.

"Mereka bertanya kepada saya apakah informasi bahwa jaksa penuntut di AS menarik dakwaan terhadap Jenderal Cienfuegos, yang akan dikembalikan ke Meksiko untuk diproses di sini, jika hakim dalam kasus tersebut setuju, adalah benar. Informasinya benar. Itu adalah kesepakatan antara FGR dan Kejaksaan Agung AS," cuitnya.

Cienfuegos, seorang pensiunan jenderal, dituduh bersekongkol untuk memproduksi dan mendistribusikan ribuan kilogram kokain, heroin, metamfetamin, dan mariyuana di AS antara Desember 2015 dan Februari 2017.

Cienfuegos ditahan di Bandara Internasional Los Angeles pada 15 Oktober saat dalam perjalanan bersama keluarganya, dan didakwa dengan perdagangan narkoba dan pencucian uang.

Dakwaan AS diajukan pada Agustus 2019, tetapi diumumkan hanya setelah penangkapan Cienfuegos, tampaknya karena dugaan korupsi di antara pejabat tinggi Meksiko.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya