Berita

Salah satu kerumunan saat kampanye Calon Pilkada/Net

Politik

Selain Urusi Jakarta, Pemerintah Juga Harus Cegah Kerumunan Kampanye Di Pilkada 2020

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 03:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah diminta memastikan tidak terjadi kerumunan pada setiap tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim mengatakan, pemerintah tidak boleh hanya fokus mencegah kerumunan di ibukota.

Dalam pengamatan Yuko -sapaan akrabnya- yang tidak kalah penting adalah mewaspadai terjadinya kerumunan saat tahapan Pilkada berlangsung. Salah satunya kampanye calon.


"Dampak terjadinya kerumunan saat Pilkada juga harus diwaspadai. Kampanye calon juga memiliki dampak tejadinya kerumunan," demikian kata Yuko kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (17/11).

Yuko mengatakan informasi terbaru yang dirilis Bawaslu RI tentang kenaikan pelanggaran protokol kesehatan virus corona baru (Covid-19) harus menjadi perhatian seluruh pihak.

Penekanan Yuko, penegakan aturan untuk mencegah terjadinya kerumunan harus benar-benar dilakukan.

"Bagaimana pemrintah mengajari masyarakat muntuk menghindari kerumunan massa," demikian kata Yuko.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya