Berita

Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamid/RMOL

Politik

Abdul Hamid: Pemulangan HRS Bisa Jadi Andil Jusuf Kalla, Tapi Kerumunan Di Bandara Tidak Mungkin

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, ke Tanah Air pada pekan kemarin, diduga tidak lepas dari andil mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, M. Jusuf Kalla.

Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamid mengatakan, bisa saja ada peran JK dalam pemulangan HRS. Karena sebelum HRS pulang, JK sempat melaksanakan umrah.

Termasuk soal kepentingan politik, bisa saja ada agenda untuk Pilpres 2024. Bisa menguntungkan kepada JK, atau kepada orang JK.


Abdul Hamid menyampaikan hal tersebut dalam acara Ngobrol Bareng Bang Ruslan, yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL secara virtual, Selasa (17/11).

"Jadi pemulangan bisa jadi andil Pak JK," ujar Abdul Hamid dalam pemaparanya di dalam diskusi bertajuk 'Penegakan Prokes Harus Benar dan Adil' tersebut.

Keterlibatan JK dalam pemulangan Habib Rizieq ke Indonesia, menurut Abdul Hamid, tidak terlepas dari peranannya yang sudah dikenal sebagai tokoh bangsa dan negosiator ulung.

Namun begitu, Abdul Hamid melihat persoalan kerumunan massa yang menjemput Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta, tidak ada kaitannya dengan JK.

Sebab menurutnya, tidak mungkin sosok politisi Senior Partai Golkar tersebut menangani hal-hal teknis seperti itu. Dan dia yakin, JK pasti tidak menghendaki kerumunan massa yang betul-betul melanggar protokol kesehatan.

"Terkait kerumunannya itu sudah tidak mungkin menjadi andil Pak JK, karena tidak mugkin beliau mengurusi dari A sampai Z mengurusi Habib Rizieq," ucapnya.

"Tapi itu (adanya kerumunan massa) menjadi andilnya FPI di tanah air. Tapi kalau pemulangan itu bisa saja ada andil dari Pak JK," demikian Abdul Hamid.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya