Berita

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia/Ist

Kesehatan

Dinkes DKI Pastikan Belum Ada Laporan Kasus Covid-19 Pasca Maulid Nabi Di Rumah Habib Rizieq

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 15:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sampai dengan hari ini belum ada laporan terkait adanya kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 pasca kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Front Pembela Islam (FPI) di jalan Petamburan III, Jakarta Pusat.

Demikian penjelasan dari Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia saat dihubungi wartawan.

Menurut anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu, untuk bisa mengetahui efek dari suatu kegiatan diperlukan waktu beberapa hari.


"Jadi apakah terjadi tambahan kasus berkaitan dengan pasca kegiatan, tertentu yang pasti akan dipantau sampai dua minggu sesudahnya," jelasnya pada Selasa (17/11).

"Jadi kalau baru satu dua hari, belum bisa menunjukkan gambaran penularan," sambungnya.

Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab pada Sabtu lalu (14/11) menyelenggarakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus melangsungkan acara pernikahan putrinya, Najwa Shihab.

Acara yang digelar di Petamburan III, Jakarta Pusat itu dihadiri ribuan orang dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Ibukota bahkan dari luar Jakarta. Acara tersebut pun banyak dikawatirkan beberapa kalangan menjadi klaster baru Covid-19.

Bahkan berkenaan dengan terselenggaranya acara tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi berkenaan dengan larangan berkerumun di masa pandemi Covid-19. Tak hanya itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana juga dicopot dari jabatannya lantaran dianggap tidak tegas dalam menegakkan protokol kesehatan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya