Berita

Tim transisi yang membantu persiapan pemerintahan Joe Biden didominasi oleh orang kulit berwarna/Net

Dunia

Hampir Separuh Tim Transisi Joe Biden adalah Orang Dengan Kulit Berwarna

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 22:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Joe Biden tengah bersiap untuk mengemban jabatan barunya sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46 awal tahun depan, setelah dia memenangkan pemilu bulan ini.

Di balik upaya persiapannya itu, dia dibantu oleh tim transisi yang meletakkan dasar untuk pemerintahannya nanti.

Menariknya, separuh dari tim transisi Biden tersebut merupakan orang dengan kulit berwarna.


Menurut data keragaman baru dari tim transisi yang diberikan kepada CNN (Senin, 16/11), sebanyak 46 persen dari staf transisi adalah orang kulit berwarna.

Sementara itu, 41 persen dari staf senior di tim transisi Biden itu juga merupakan orang kulit berwarna.

Bukan hanya itu, mayoritas anggota tim transisi Biden juga ternyata adalah wanita, dengan presentase 52 persen. Dan 53 persen staf senior di tim tersebut juga merupakan wanita.

Angka-angka keragaman baru ini muncul ketika Biden akan mengumumkan pemilihan kabinet dan staf seniornya untuk Gedung Putih dalam beberapa minggu mendatang.

"Selama berbulan-bulan, transisi Biden-(Kamala)Harris telah meletakkan dasar bagi pemerintahan Biden-Harris, dan inti dari pekerjaan itu adalah komitmen yang tidak henti-hentinya terhadap keberagaman," kata ketua tim transisi Biden-Harris, Ted Kaufman.

"Kami terus bekerja dengan kecepatan penuh sebelum pelantikan. Kelompok pemimpin dan staf kami yang beragam mencerminkan Amerika, yang menjunjung tinggi keyakinan presiden terpilih Biden dan wakil presiden terpilih Harris bahwa melalui suara yang beragam kita dapat mengembangkan dan menerapkan visi kebijakan untuk ditangani tantangan terberat bangsa kita," tambahnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya