Berita

Presiden Donald Trump tiba untuk berbicara di Rose Garden Gedung Putih, Jumat, 13 November 2020, di Washington/Net

Dunia

Pidato Pertama Donald Trump Setelah Joe Biden Diperkirakan Menang, Tak Bahas Pilpres AS

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 08:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Untuk pertama kalinya Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara di hadapan publik sejak Joe Biden diproyeksikan akan memenangkan pemilihan AS 2020. Pidato itu bukan untuk mengakui kemenangan Biden, tetapi memusatkan fokusnya pada program vaksin virus corona Operation Warp Speed.

Pfizer telah meningkatkan harapan minggu ini, dengan mengatakan data awal menunjukkan vaksinnya 90 persen efektif. Namun kabar baik itu datang di salah satu minggu paling menyedihkan dari pandemi di AS sejauh ini.

Kematian, rawat inap, dan infeksi baru melonjak di seluruh AS - dan meningkatkan tekanan untuk melakukan upaya vaksin dengan benar.


Trump dalam pidatonya memuji pencapaian pemerintahannya dalam perkembangan perlombaan untuk menemukan dan mendistribusikan vaksin Covid-19.

"Tidak ada terobosan medis dalam lingkup dan sebesar ini yang pernah dicapai secepat ini, secepat ini, dan kami sangat bangga karenanya," katanya, seperti dikutip dari 9News, Sabtu (14/11).

Penampilan itu muncul setelah terjadi 'cegukan' dalam gugatan hukumnya terhadap hasil pemilu. Semalam, salah satu firma hukum di Pennsylvania yang mewakili kampanye Trump menarik diri dari gugatan yang mencoba menunda kemenangan Biden.

Ini adalah firma hukum ketiga yang menjauhkan diri dari tantangan hukum Trump terhadap hasil pilpres.

Menurut laporan CNN, Presiden terpilih Biden diproyeksikan akan menguasai Georgia pagi ini, mengubahnya menjadi biru untuk pertama kalinya dalam 28 tahun.

Itu akan membuat penghitungan akhir pada angka 306 untuk Demokrat vs 232 untuk Republik, sebuah kekalahan telak bagi Presiden terpilih, yang membalik lima negara bagian dan distrik kongres di Nebraska dari merah menjadi biru pada tahun 2020.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya