Berita

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengumpulkan sampah masker sekali pakai/Ist

Kesehatan

Selama Pandemi Covid-19, DLH DKI Sudah Kumpulkan 859 KG Sampah Masker

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 20:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penggunaan masker sekali pakai melonjak tinggi selama masa pandemi virus corona baru alias Covid-19 melanda di Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya masker bekas yang terbuang bersamaan dengan sampah rumah tangga.

Di DKI Jakarta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI, Andono Warih menyebut bila pihaknya telah melakukan pemilahan dari limbah masker rumah tangga. Dari pemilahan tersebut, sebagian sampah yang dikumpulkan berasal dari masker sekali pakai.


"Selama masa pandemi ini kami telah berhasil kumpulkan masker bekas dari rumah tangga sebanyak 859.71 Kg," ujar Andono lewat keterangan tertulisnya, Kamis (12/11).

Dinas Linkungan Hidup pun selanjutnya melakukan kerja sama dengan pihak pengolah limbah B3 yang ada di tiap-tiap daerah untuk melakukan pemusnahan sampah masker sekali pakai tersebut.

"Setelah dikumpulkan, selanjutnya kita musnahkan," jelas Andono Warih.

Adapun wabah Covid-19 di Indonesia mulai muncul di awal Maret 2020. Dua warga Depok, Jawa Barat menjadi kasus pertama Covid-19 setelah kedapatan melakukan kontak langsung dengan pasien positif dari luar negeri.

Semenjak temuan kasus tersebut, pemerintah mulai gencar melakukan sosialisasi penggunaan masker sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Imbauan tersebut bahkan sempat mengakibatkan harga masker di pasaran melonjak tinggi. Tak hanya naik dari sisi harga, keberadaan masker juga sempat langka dan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan masker.

Kini, masyarakan sudah diwajibkan untuk menggunakan masker saat bepergian. Hal tersebut sudah menjadi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya