Berita

Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan/Net

Dunia

Kasus Impor Covid-19 Di Taiwan Kembali Bertambah, Terbaru Berasal Dari Dua TKW Asal Indonesia

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 10:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua tenaga kerja wanita asal Indonesia dilaporkan tengah dikarantina di Taiwan karena positif terpapar Covid-19. Info tersebut datang dari Pusat Komando Epidemi  (CECC) Taiwan pada Selasa (10/11) waktu setempat.

Selama konferensi pers pada hari Selasa, Juru Bicara CECC Chuang Jen-hsiang mengumumkan dengan adanya dua kasus impor tersebut, total kasus yang dikonfirmasi di Taiwan menjadi 581.

Chuang menyatakan bahwa Kasus No 580 dan 581 masing-masing datang ke Taiwan dari Indonesia pada tanggal 26 dan 27 Oktober. Tidak ada yang melaporkan gejala penyakit tersebut ketika mereka tiba di Taiwan, katanya seperti dikutip dari Taiwan News, Rabu (11/11).


“Karena karantina mereka berakhir pada 8 November dan 9 November, mereka kemudian diuji untuk virus corona. Pada 10 November, keduanya secara resmi didiagnosis dengan Covid-19,” katanya.

Chuang juga mengatakan, karena kedua kasus tersebut asimtomatik dan tidak ada kontak dengan orang lain selama mereka tinggal di pusat karantina, maka mereka tidak perlu melakukan pelacakan kontak.

CECC pada hari Selasa tidak mengumumkan laporan baru tentang orang-orang yang dicurigai mengalami gejala. Sejak wabah dimulai, Taiwan telah melakukan 104.380 tes Covid-19, dengan 102.711 kembali negatif.

Dari 580 kasus yang dikonfirmasi secara resmi, 488 adalah kasus impor, 55 kasus lokal, dan 36 kasus berasal dari pasukan Angkatan laut ‘Armada Goodwill’,serta satu kasus yang belum teridentifikasi. Hingga saat ini, Taiwan telah mencatat tujuh kematian karena penyakit tersebut, sementara 528 telah dibebaskan dari isolasi rumah sakit, sehingga 45 pasien masih menjalani perawatan di Taiwan.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengenai dua kasus di Taiwan tersebut.
Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 440 ribu kasus virus corona dengan lebih dari 14 ribu kematian.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya