Berita

Serka BDS/Repro

Hukum

Soal Video Anggota TNI Dukung Habib Rizieq, Pengamat Militer: Harusnya Paham TNI Itu Netral

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 19:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menyayangkan dua anggota TNI yang videonya kemudian viral mendukung Habib Rizieq Shihab usai kembali dari Mekkah ke Indonesia.

"Seyogyanya prajurit TNI tersebut tidak melakukan hal itu, apalagi sengaja diviralkan melalui medsos, dirinya harusnya paham TNI itu netral," tekan Nuning sapaan akrabnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/11).

Sebelumnya, Kopral Dua (Kopda) Asyari Tri Yudha videonya viral saat ia bersama rekanya di dalam truk TNI dalam perjalanan melaksanakan tugas pengamanan objek vital Bandara Soekarno-Hatta.


Personel Batalyon Zeni Konstruksi (Yonzikon) 11/Durdhaga Wighra itu melalui ponselnya merekam dan berteriak "Persiapan pengamanan Imam Besar Habib Rizieq Shihab, kami bersamamu Imam Besar Habib Rizieq Shihab. Takbir, Allahu akbar,".

Lalu, Serka BDS personel TNI AU yang bertugas di satuan Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah membuat video.

Dalam video tersebut Serka BDS terlihat mengenakan masker warna hitam dengan logo TNI-Polri, lalu berkata "Marhaban pemimpin FPI Allah.. Allah disambut prajuurit TNI Allah..Allah.. marhaban ahlan wa sahlan, marhaban Habib Rizieq Shihab. Takbir, Allahuakbar!,".

Kini keduanya telah diberikan sanksi karena terbukti melanggar hukum disiplin milter sebagaimana diatur dalam pasal 8 huruf a UU 25/2014 Tentang Hukum Disiplin Militer. Serka BDS telah ditahan dan Kopral Dua (Kopda) Asyari Tri Yudha diberikan sanksi.

"Sudah sewajarnya sanksi diberikan," tandas Nuning.  
 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya