Berita

Direktur CIA Gina Haspel/Net

Dunia

Setelah Mark Esper, Siapa Lagi Yang Akan Dipecat Trump?

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 06:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para pejabat tinggi di AS yang terkejut dengan pemecatan Menteri Pertahanan Mark Esper merasa khawatir dan langsung menduga-duga siapa lagi pejabat keamanan nasional teratas lainnya yang telah membuat  Presiden Donald Trump marah dan kemungkinan akan menjadi sasaran tembak berikutnya?

Disebut-sebut, Direktur CIA Gina Haspel akan menjadi yang berikutnya. Trump dan beberapa sekutu konservatifnya menjadi semakin kecewa dan frustrasi dengan wanita itu, menuduhnya menunda perilisan dokumen yang mereka yakini akan mengekspos apa yang disebut plot 'negara bagian' terhadap kampanye Trump dan transisi pemerintahan Obama.

Haspel menolak, dengan alasan bahwa mengungkapkan klasifikasi dokumen tersebut akan membahayakan keamanan nasional AS dengan mengungkapkan sumber dan metode penting, seperti dikutip dai VOI, Selasa (10/11).


Rasa kecewa itu telah bertahan sejak Hari Pemilihan. Seorang pejabat senior pemerintahan mengatakan, bahwa mereka mengharapkan Trump mencopot Haspel dari jabatannya, seperti yang dilakukan pada Mark Esper pada hari Senin.

Direktur FBI Christopher Wray juga salah satu yang membuat Trump marah, dan beberapa sumber mengatakan bisa jadi dia adalah yang menjadi sasaran tembak beriktunya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Trump dan sekutunya kerap mengkritik tajam Wray karena gagal memberikan informasi yang mereka klaim akan berbahaya bagi musuh politik Presiden, termasuk Biden. Prospek bahwa Trump dapat memecat Wray telah membayangi FBI selama berminggu-minggu.

Seorang sumber yang dekat dengan Presiden mengatakan Trump dan para pembantu utamanya memang berdiskusi tentang pemecatan Wray sebelum pemilihan. Pembicaraan itu tampaknya bergantung pada kemenangan Trump dalam pemilihan, yang berarti Presiden kemungkinan besar akan mengambil langkah seperti itu seandainya dia mengalahkan Joe Biden.

"Ada diskusi tentang itu," kata sumber itu tentang potensi untuk memecat Wray, seperti dikutip dari CNN.

Jika Trump memecat Haspel dan Wray, yang bersama dengan Esper adalah dua pejabat keamanan nasional paling seniornya, itu kemungkinan akan menambah rasa kekacauan di dalam pemerintahan karena Presiden menolak untuk mengakui kekalahan dalam pemilihan yang diproyeksikan akan menang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya