Berita

Program pemberian handtracktor gratis oleh Agusrin mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Mukomuko/Repro

Politik

Pernah Dapat Handtractor Gratis, Warga Mukomuko Doakan Agusrin Kembali Jadi Gubernur Bengkulu

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 15:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Program pemberian handtractor gratis untuk petani dari mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin M Najamudin, tampaknya masih selalu melekat di hati masyarakat Mukomuko. Hal ini terlihat saat Agusrin menyapa warga Kecamatan Lubuk Pinang, Mukomuko, Minggu kemarin (8/11).

Dalam pertemuan langsung dengan Agusrin, para petani di Mukomuko menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan handtractor yang diberikan. Sebab pemberian handtractor itu telah mampu meningkatkan produksi padi di Mukomuko.

"Pak Agusrin kami banyak terimakasih sekali. Sebab saat zaman bapak jadi Gubernur, pemberian handractor gratis sangat membantu sekali kami sebagai petani. Kami berharap bila bapak terpilih menjadi gubernur lagi, program pemberian handtractor seperti ini kembali ada pak nantinya," ucap Basirun, salah satu petani di Lubuk Pinang.


Hal senada disampaikan petani lainnya, Mulyanto, yang mengatakan program pembagian handtractor gratis dari Agusrin sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani Mukomuko.

"Semoga pak Agusrin terpilih kembali menjadi Gubernur. Karena di zaman Pak Agusrin inilah nasib para petani diperhatikan. Apalagi di zaman sulit seperti ini, kami petani banyak yang susah. Jadi kami berharap pak Agusrin kembali menjadi Gubernur," jelas Mulyanto, dikutip Kantor Berita RMOLBengkulu.

Sementara itu, di hadapan para petani dan warga Mukomuko, Agusrin berjanji akan mensejahterakan rakyat, terkhusus nasib para petani yang akan menjadi skala prioritas.

"Nanti yang jelas kita akan berikan lagi handtractor, akan ada 10 ribu handtractor. Sebab tujuan kita hanya menginginkan petani kita harus sejahtera," ucapnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya