Berita

Luis Arce, kiri tengah, dan Wakil Presiden David Choquehuanca, kanan tengah, menyanyikan lagu kebangsaan pada hari pelantikan mereka di Kongres di La Paz/Net

Dunia

Luis Arce Dilantik Sebagai Presiden Bolivia Di Saat Kaum Sosialis Kembali Berkuasa

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 10:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serangkaian keriuhan dalam periode bergejolak yang mewarnai Bolivia belakangan ini akhirnya mereda setelah pemerintah menyatakan Luis Arce resmi terpilih sebagai Presiden. Luis Arce dilantik pada Minggu (8/11) mengantarkan sosialis kembali ke kekuasaan setelah pemimpin sayap kiri jangka panjang Evo Morales digulingkan di tengah protes akhir tahun lalu.

Arce dilantik oleh presiden Dewan Legislatif Bolivia, David Choquehuanca, menurut outlet pers yang dikelola pemerintah Agencia Boliviana de Informacion (ABI).

Pelantikan dilakukan di La Paz dan dihadiri oleh para pemimpin dari wilayah dan seluruh dunia termasuk Raja Felipe VI dari Spanyol, dan presiden Paraguay, Argentina, dan Kolombia, seperti dikutip dari CNN Espanol.


Pejabat senior dari Chile, Iran dan dari pemerintah Venezuela Nicolas Maduro juga hadir.
Namun, tidak terlihat sosok Morales. Diperkirakan Morales akan kembali ke Bolivia pada hari Senin, menurut ABI.

Arce menjadi Presiden ke-67 Bolivia menurut ABI. Pelantikannya itu menyusul kemenangannya dalam pemilihan umum bulan Oktober di Bolivia.

Mantan menteri ekonomi yang dikenal sederhana itu dianggap sebagai arsitek pertumbuhan Bolivia di bawah Morales, yang diharapkan dapat menyembuhkan perpecahan krisis politik dan pandemi virus corona. Arce adalah anggota partai Gerakan Menuju Sosialisme (MAS) Bolivia.

Arce sendiri telah berjanji untuk membangun kembali ekonomi negaranya yang terpukul, menghidupkan kembali hubungan dengan tetangga sayap kiri dan hanya menjalani satu masa jabatan.  

Berbicara kepada The Guardian sebelum pelantikannya pada hari Minggu, ekonom berpendidikan Inggris itu berhati-hati dalam menggambarkan kemenangannya sebagai bukti bahwa "gelombang merah muda" sayap kiri Amerika Latin pada awal tahun 2000-an bangkit kembali setelah periode dominasi sayap kanan.

Sejak 2018, sayap kiri telah kembali berkuasa di Meksiko dan Argentina, sementara ekonom sayap kiri berada di posisi yang tepat untuk memenangkan pemilihan presiden Ekuador pada bulan Februari.

Arce yang saat ini berusia 57 tahun, mengatakan kemenangan putaran pertamanya yang tegas menunjukkan orang Amerika Latin tidak akan lagi menerima rezim anti-demokrasi  seperti pemerintah sementara yang mengambil alih kekuasaan setelah Morales meninggalkan Bolivia pada November 2019.

Luis Arce mengambil alih kekuasaan setelah menang telak untuk Gerakan untuk Sosialisme, tetapi para ahli memperkirakan jalan bergelombang di depan

“Kami telah merebut kembali demokrasi untuk Bolivia, dan pesan kami adalah bahwa kami tidak akan mentolerir segala jenis rezim diktator de facto atau kudeta di Amerika Latin,” katanya, berjanji untuk mencari keadilan bagi para korban penembakan warga sipil tak bersenjata di puncak kerusuhan tahun lalu.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya