Berita

LBH Suhendar laporkan Bawaslu Tangsel ke DKPP RI/Net

Politik

Dianggap Malas Selidiki Laporan, Bawaslu Tangsel Dilaporkan Ke DKPP

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 08:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak hanya pasangan calon peserta Pilkada saja yang dilaporkan karena dugaan pelanggaran. Badan Pengawas Pemilu pun tak lepas dari sorotan dan dilaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Seperti Ketua Bawaslu Tangerang Selatan (Tangsel), Muhamad Acep, dan salah seorang komisioner yang dilaporkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Suhendar ke DKPP RI pada Kamis (5/11).

Dalam pandangan LBH Suhendar, Bawaslu Tangsel terkesan malas untuk menyelidiki laporan yang masuk terkait dugaan pelanggaran pemilu. Bawaslu Tangsel juga diduga melakukan pelanggaran penyelenggara pemilihan.


Menurut Direktur LBH Suhendar, Nurman Samad, ada dua laporan yang dilayangkan pihaknya ke DKPP. Yaitu terkait dengan tidak ditindaklanjutinya laporan soal netralitas ASN, serta ambigunya riwayat hidup salah satu calon Walikota Tangsel yakni Benyamin Davnie.

"Ada dua laporan, pertama terkait laporan kami yang ditolak oleh Bawaslu, dan terkait laporan salah satu komisioner Bawaslu,” ujarnya.

Ia mengaku kecewa, kinerja Bawaslu Tangsel kurang optimal. Padahal, Bawaslu Tangsel sudah menerima dana hibah dari Pemkot sebesar Rp 8 miliar.

"Memang terkesan malas untuk menyelidiki lebih lanjut laporan yang masuk. Padahal bukti-bukti kami sudah sertakan, dan tinggal dikembangkan oleh Bawaslu. Tapi kenyataannya Bawaslu menolak laporan kami, tanpa alasan yang berdasarkan hukum,” terangnya, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Samad juga mempertanyakan kinerja Bawaslu dalam melakukan penyelidikan yang dinilainya tidak wajar.

"Pada saat kami laporan ke Bawaslu, kami dipanggil ke ruangan salah satu komisioner. Dan tiba tiba menanyakan keberpihakan kami pada salah satu calon,” tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya