Berita

Desa tempat orangtua Kamala Harris, penduduk di sana melakukan doa untuk kemenangan Kamala Harris/Net

Dunia

Doa Untuk Dua Kandidat Pilpres AS Dari Penduduk India

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 15:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketika seluruh warga Amerika memberikan suaranya pada pemilihan presiden, Selasa (3/11), jauh di India, utamanya di desa kelahiran ibunda Kamala Harris yang merupakan cawapres Partai Demokrat, penduduk berduyun-duyun berkumpul ke kuil setempat untuk berdoa.

Puluhan orang di desa Thulasendrapuram, desa leluhur kakek dari pihak ibu Kamala Harris,  pada Selasa (3/11) berkumpul di sebuah kuil setempat untuk melakukan ritual 'abhishekam', sebuah upacara keagamaan dengan menuangkan susu di atas patung Hindu sambil membacakan doa untuk Kamala Harris, seperti dikutip dari New York Post, Selasa (3/11).
 
“Dia (berasal) dari sini, dan kami bangga padanya,” kata pendukung bernama Jayakumar Vandayar dari negara bagian Tamil Nadu, India.


Ibu Harris lahir dan besar di India, sementara ayahnya orang Jamaika. Harris dan ayahnya sama-sama berkulit hitam.

Tetapi terlepas dari kebanggaan sebagian warga negara India pada Kamala Harris, ada juga orang-orang yang menyukai Presiden Republik Trump dan Wakil Presiden Mike Pence.

Di bagian utara India, tepatnya di Delhi, wilayah yang mencakup ibu kota negara New Delhi, sejumlah orang berkumpul mengelilingi seorang pendeta berjubah warna kunyit saat dia menyalakan api upacara dan melantunkan doa untuk kemenangan Trump.

“India dapat memerangi terorisme hanya jika Trump ada, dan baik China maupun Pakistan akan tetap terkendali selama dia menjadi presiden,” kata Wisnu Gupta, pemimpin upacara.

“Kami berharap (Kamala) Harris baik-baik saja karena keturunan India-nya. Tapi wakil presiden tidak sekuat presiden (Trump)”, ungkapnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya