Berita

BNPB/Repro

Kesehatan

Pesan Untuk Masyarakat Bisa Tangguh Bencana, BNPB Buat Jinggle

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 13:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bencana alam yang datang saat musim penghujan bulan November ini diharap bisa diantisipasi oleh masyarakat, mengingat saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga dipimpin oleh Ketua Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo, memberikan pesan pencegahan dengan membuat jingle atau lagu berdurasi pendek.

Jingle yang dibuat BNPB ini berjudul "Kenali Bahayanya Kurangi Resikonya" yang bisa disaksikan oleh khalayak luas melalui kanal Youtube resmi BNPB Indonesia.


Lirik dari jingle tersebut mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa mempersiapkan diri menghadapi bencana dengan sadar bencana.

"Agar siap menghadapi bencana dan tak ada lagi korban jiwa, kenali bahayanya kurangi resikonya dan selalu siaga hadapi bencana," demikian bunyi pesan jingle tersebut.

Jingle yang memiliki durasi tayang selama satu menit tersebut dibalut dengan alunan musik yang menggembirakan, dan membuat masyarakat semangat untuk mendengarkannya.

Adapun, satu pesan penting terakhir yang dimasukan di dalam lirik jingle tersebut merupakan sebuah himbauan agar masyarakat bisa meminimalisir potensi terjadinya bencana.

"Kenali bahayanya, kurangi resikonya dengan mitigasi  tanggap mitigasi. Kita sadar bencana, kita siap untuk selamat, kan tangguh hadapi bencana," demikian pesan tangguh bencan dari jingle 'Kenali Bahayanya Kurangi Resikonya'.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya