Berita

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu/Net

Dunia

Kecam Teror Wina, Menlu Turki Ajak Dunia Hancurkan Ideologi Yang Menyalahgunakan Ajaran Islam

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 13:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mengatakan diperlukan usaha terus-menerus untuk memerangi ideologi yang selama ini telah menyalahgunakan ajaran Islam.

"Terutama kita harus melanjutkan perjuangan untuk menghancurkan ideologi mereka yang menyalahgunakan Islam, agama perdamaian kami," kata Cavusoglu pada konferensi pers bersama dengan mitranya dari Sierra Leone di ibu kota Turki, Ankara, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (3/11).

Pernyataan tersebut disampaikan Cavusoglu menanggapi serangan teror yang terjadi di Ibukota Austria, Wina, pada Senin (2/11) malam waktu setempat.


Dalam kesempatan yang sama Cavusoglu juga memuji Recep Tayyip Gultekin dan Mikail Ozer, dua etnis Turki di Wina yang mempertaruhkan nyawa mereka sendiri, menghadapi hujan peluru untuk membantu warga sipil yang terluka dan seorang petugas polisi.

"Dua saudara kami melakukan apa yang manusia, Muslim, dan Turki harus dilakukan," ungkapnya.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa tidak ada serangan teroris yang dapat dibenarkan, dan bahwa Turki siap untuk melakukan kerja sama yang erat dan tulus melawan semua pendekatan yang menyebabkan terorisme.

Setidaknya tiga orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam serangan teror di ibu kota Austria pada Senin malam. Sementara, tujuh korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis, termasuk seorang petugas polisi.

Pejabat tinggi Turki telah menyatakan solidaritasnya dengan Austria setelah serangan mematikan itu.

Lewat sambungan telepon, Cavusoglu juga berbicara dengan Menlu Austria Alexander Schallenberg untuk menyampaikan belasungkawa, mengatakan Turki berdiri dalam solidaritas dengan Austria.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya