Berita

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac/Net

Kesehatan

Uji Klinis Di Bandung, Sinovac Punya Keunggulan Tersendiri Untuk Indonesia

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 12:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia terus menjajaki kerja sama pengembangan vaksin dengan sejumlah negara maupun perusahaan pengembang.

Sejauh ini, ada tiga di antara beberapa kandidat vaksin Covid-19 yang menarik perhatian pemerintahan Joko Widodo. Mereka adalah vaksin Covid-19 buatan tiga perusahaan China, CanSino Biological, Sinovac Biotech, dan Sinopharm.

"Kebetulan ketiganya sama-sama (berada dalam uji klinis) fase 3. Ketiga-tiganya termasuk yang berpacu terdepan," ujar pakar kesehatan, dr. Adam Prabata dalam diskusi virtual Bincang Sehat bertajuk "Menanti Vaksin Covid-19" pada Rabu (4/11).


Meski dalam tahapan yang sama, dr. Adam mengatakan, Sinovac memiliki keunggulan tersendiri untuk digunakan di Indonesia.

"Tapi kalau ditanya yang mana yang unggul, Sinovac ini uji klinis di Indonesia, di Bandung, di Padjajaran itu, (sehingga) nanti hasilnya akan lebih mendekati baik untuk Indonesia karena sudah menyesuaikan dengan orang Indonesia," paparnya.

Sejauh ini, Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19, Kusnandi Rusmil mengatakan, uji klinis yang dilakukan oleh Sinovac di Bandung belum menemukan efek samping yang mengerikan.

Walaupun terdapat beberapa relawan yang mengundurkan diri, namun tidak ada di antara mereka yang mundur karena efek negatif vaksin.

"Saya pikir sampai saat ini keamanannya bisa dipertanggungjawabkan," tegasnya pada Selasa (3/11).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya