Berita

Aparat mengamankan lokasi teror di Wina/Net

Dunia

Teror Wina, Kedubes China Minta Warganya Waspada Dan Tetap Tinggal Di Dalam Rumah

SELASA, 03 NOVEMBER 2020 | 13:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasca serangan teroris di Kota Wina, Kedutaan Besar China di Austria meminta warganya yang tinggal di negara tersebut untuk tetap berdiam diri di rumah.

Kedutaan mengatakan penembakan terjadi di dekat Schwedenplatz pada hari Senin (2/11), dan mengingatkan orang Tionghoa perantauan di Austria, mahasiswa Tiongkok, dan karyawan perusahaan Tiongkok untuk memperhatikan keselamatan pribadi.

Kedutaan juga mendorong warga China perantauan di Wina untuk memperhatikan berita resmi dan mematuhi persyaratan polisi, dan tidak keluar. Dalam keadaan darurat, kedutaan mengatakan mereka harus melapor ke polisi dan segera menghubungi kedutaan China.


Serangan itu terjadi di enam lokasi yang dekat dengan Schwedenplatz di jantung ibu kota Austria, menurut Guardian. Sedikitnya dua orang tewas (satunya tersangka) dan 15 orang terluka dalam serangan teroris itu. Sejauh ini pihak Kedubes China mengatakan tidak ada korban luka dari warga Tiongkok yang dilaporkan.

Global Times melaporkan pada Selasa (3/11), topik "serangan teroris di Wina" tetap menjadi salah satu yang paling banyak dilihat di platform media sosial China Sina Weibo, dan sejauh ini telah dibahas lebih dari 74 juta kali.

Sejumlah netizen China mengungkapkan simpati mereka secara online, dengan beberapa mengatakan, "Sungguh saat yang sulit bagi Eropa, epidemi dan serangan teroris datang pada saat yang sama," dan mengutuk tindakan brutal tersebut.

Kanselir Austria Sebastian Kurz menggambarkan insiden itu sebagai ‘serangan teror yang menjijikkan’.

Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron men-tweet, “Setelah Prancis, sebuah negara sahabat diserang. Ini adalah Eropa kita. Musuh kita harus tahu dengan siapa mereka berurusan. Kita tidak akan menyerah.”

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya