Berita

Massa buruh saat memperingati May Day/Net

Nusantara

Massa Buruh Bubarkan Diri Usai Pimpinannya Ditemui Pejabat MK

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 15:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Massa aksi buruh membubarkan diri usai perwakilannya diterima oleh pejabat Mahkamah Konstitusi (MK).

Memang sesuai rencana, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal beberapa waktu yang lalu bahwa aksi buruh kali ini sekaligus untuk mengawal pendaftaran gugatan Juducial Riview atas UU Cipta Kerja.

Adapun dua petinggi buruh yang melakukan pertemuan ialah Presiden KSPI Said Iqbal dan Presiden KSPSI Andi Gani.
"Saya bersama Presiden KSPI Said Iqbal tadi bertemu dengan Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi. Kita menegaskan MK jangan main-main dengan gugatan buruh," kata Andi kepada massa, Senin (2/11).

Andi mengatakan, buruh akan tetap terus ke jalan mengawal gugatan Juducial Riview di MK hingga persidangan dan gugatannya diputuskan.  dimulai buruh akan selalu datang.

Pada kesempatan yang sama Said Iqbal berterima kasih karena buruh sudah demo dengan damai. Ia meminta agar buruh membubarkan diri.

"Saya ingin mengakhiri aksi kita hari ini. Jaga ketertiban pulang ke rumah masing-masing dengan selamat. Ikuti arahan aparat keamanan," tambah Said.



Populer

Kapalnya Berkeliaran Di Selat Sunda, China Paham Indonesia Tidak Bersungguh-sungguh Memilih Kedaulatan

Minggu, 17 Januari 2021 | 12:16

Beda Signifikan, Mantu Jokowi Habiskan Dana Kampanye Hingga Rp 15 Miliar, Lawannya Rp 1 Miliar

Senin, 18 Januari 2021 | 12:46

Jokowi Belum Tentu Disuntik Sinovac, Haris Rusly Moti: Masa Sih Begitu?

Kamis, 14 Januari 2021 | 01:17

Sujiwo Tejo Minta Mahfud MD Perintahkan Listyo Sigit Larang Istilah "Kadrun" Dan "Cebong"

Kamis, 21 Januari 2021 | 11:18

Peran Maruf Amin Di Pemerintahan Minim, Sinyal Indonesia Tidak Butuh Posisi Wapres

Jumat, 22 Januari 2021 | 05:11

Diperiksa Kasus Bansos Hingga Jam 10 Malam, Ini Yang Disampaikan Daning Saraswati

Selasa, 19 Januari 2021 | 23:19

Korupsi Paling Brutal Di Muka Bumi, Adhie Massardi Usul Juliari Dihukum Suntik Mati

Jumat, 22 Januari 2021 | 01:18

UPDATE

Rizal Ramli: Pemimpin Yang Kehilangan Kepercayaan Sulit Bawa Bangsanya Keluar Dari Krisis

Minggu, 24 Januari 2021 | 10:58

Langit Taiwan 'Digempur' Delapan Bomber Dan Empat Jet Tempur China

Minggu, 24 Januari 2021 | 10:54

Kemungkinan Jadi Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air, Masalah Auto-Throttle Sudah Banyak Terjadi

Minggu, 24 Januari 2021 | 10:35

Belum Sebulan Menjabat, Kabid Propam Polda NTB Langsung Gelar Operasi Gaktibplin

Minggu, 24 Januari 2021 | 10:25

Madam Bansos, Anak Pak Lurah, Dan Monyet Koruptor

Minggu, 24 Januari 2021 | 10:11

WHO Klarifikasi Pernyataan PM Boris Johnson, Varian Baru Virus Corona Belum Terbukti Lebih Mematikan

Minggu, 24 Januari 2021 | 09:55

Hendri Satrio: Airlangga Punya Modal Besar Di 2024, Tapi Elektabilitasnya Ada Tidak?

Minggu, 24 Januari 2021 | 09:51

Cara Sri Mulyani Kelola Uang Negara Membingungkan, Ada Silpa Rp 234 T Tapi Ngutang Rp 7 T

Minggu, 24 Januari 2021 | 09:31

Tingkatkan Produktivitas Usaha Di Tengah Pandemi, Perempuan Tani HKTI Gelar Kompetisi

Minggu, 24 Januari 2021 | 09:27

Airlangga Hartarto: Semakin Banyak Donor Plasma Konvalesen Semakin Cepat Herd Immunity Terbentuk

Minggu, 24 Januari 2021 | 09:05

Selengkapnya