Berita

PDIP Karawang terus galang kekuatan untuk memenangkan paslon Yesie-Adly/RMOLJabar

Politik

Ditargetkan Menang Oleh Megawati, PDIP Karawang Gaspol Dukung Yesie-Adly

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 12:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang mewajibkan setiap kandidat yang diusung partainya menang dalam Pilkada Serentak 2020, direspons serius oleh jajaran DPC PDIP Kabupaten Karawang.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Karawang, Taufik Ismail, mengaku akan mengerahkan segala sumberdaya yang ada untuk memenuhi target tersebut.

Karena itulah, Taufik kemudian mengumpulkan para politisi senior PDIP Karawang untuk mencari cara agar pasangan calon Yesie Karya Lianti-Ahmad Adly Fairuz bisa menang di Pilkada Karawang 2020. Acara berlangsung di Aula Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Karawang, Minggu malam (1/11).


"Sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, calon yang diusung oleh PDIP harus menang. Harus gotong royong dari semua kader serta simpatisan, tingkat kabupaten maupun dari Provinsi Jawa Barat,” tutur Pipik, sapaan akrabnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menyaksikan aura acara tersebut, Pipik optimistis paslon Yesie-Adly akan menang. Menurutnya, tokoh-tokoh senior akan mempersatukan semua unsur PDIP Karawang, termasuk kader-kader mudanya.

Pipik meyakini, dengan dukungan penuh semua unsur PDIP, paslon Yesie-Adly benar-benar akan bertenaga dalam meraih setiap suara masyarakat sesuai dengan slogan yang diusung "Energi Baru" buat Karawang.

"Pasalnya, Kabupaten Karawang ini sudah jenuh dipimpin oleh para pemimpin yang monoton. Dengan potensi yang dimiliki, Kabupaten Karawang layak menjadi daerah maju," tegasnya.

Dalam pandangan Pipik, Kabupaten Karawang akan lebih maju jika dipimpin oleh orang baru yang lebih kompeten. Dan dia menemukan kualitas tersebut pada pasangan Yesie-Adly Fairuz.

"Saya sangat yakin dan optimis kita akan memenangkan Pilkada tahun ini," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya