Berita

Penulis dan pembuat film liberal Michael Moore/Net

Dunia

Sutradara Top AS Yakin Trump Menang: Anda Akan Mengucapkan Namanya Lagi Selama Empat Tahun Ke Depan!

SABTU, 31 OKTOBER 2020 | 10:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemilihan presiden AS tinggal menghitung hari. Pembuat film liberal Michael Moore memperingatkan bahwa sang petahana, Presiden Donald Trump, adalah 'jenius jahat'  yang bisa mencari cara untuk memenangkan pemilihan ulang.

Moore juga mengatakan walau kandidat dari Demokrat, Joe Biden, selalu memimpin di setiap jajak pendapat, tetapi ia meyakini perolehan itu tidak akurat.

Direktur sayap kiri itu mengatakan, bahwa pemilihan 2020 mulai terlihat sangat mirip dengan tahun 2016, ketika lembaga survei memperkirakan Hillary Clinton akan menang telak, yang membuat kandidat Demokrat itu menghentikan kampanyenya di Wisconsin dan Michigan, dua negara bagian yang kemudian dia kalahkan, karena sudah berpuas diri.


"Biden cukup banyak melakukan apa yang Hillary lakukan,” kata Moore pada Kamis, seperti dikutip dari The Hill, Jumat (30/10).

“Dia datang ke Michigan beberapa kali, tapi dia tidak datang selama 10 hari terakhir. Saya pernah bertanya 'Di mana Joe Biden? Mengapa Biden tidak datang ke Michigan?'" cerita Moore.

"Ingat, Hillary tidak datang ke Michigan, bukan ke Wisconsin? Mengapa Pence ada di Flint tempo hari? Mengapa Trump di Lansing, Trump di Muskegon? Trump di mana-mana!" lanjut Moore.

Moore, yang melejit dengan karyanya 'Roger and Me', mengatakan pasti ada pemilih Trump yang tersembunyi di luar sana.

Moore juga menyoroti suara Biden yang selalu unggul di tiap jajak pendapat.

"Itu semua berita palsu bagi mereka, ingat. Ini bukan hitungan yang akurat," pesannya.

Trump, kata Moore, lebih pintar dari kita semua.

"Saya bangun setiap pagi dengan asumsi bahwa Trump percaya dia akan menang dan itu cukup baik untuk saya," kata sutradara kelahiran Michigan ini.

“Dia pikir dia akan menang, dan saya tahu dia jenius yang jahat. Dia lebih pintar dari kita semua. Dan saya tahu orang-orang tidak suka mendengarnya, saya minta maaf."

Minggu lalu, Moore menulis dalam sebuah posting Facebook bahwa antusiasme untuk Trump "sudah tidak lagi berkembang."

“Maaf harus memberikan pemeriksaan realitas lagi, tetapi ketika pemungutan suara CNN mendaftarkan pemilih pada bulan Agustus hanya di negara bagian, Biden dan Trump berada dalam ikatan virtual. Di Minnesota, 47-47. Di Michigan, di mana Biden memiliki keunggulan besar, Trump telah menutup jarak menjadi 4 poin,” tulis Moore.

“Apakah Anda siap untuk kemenangan Trump? Apakah Anda siap secara mental untuk diakali oleh Trump lagi? Apakah Anda merasa nyaman dengan kepastian bahwa Trump tidak mungkin menang? Apakah Anda puas dengan kepercayaan yang Anda berikan pada DNC untuk melakukan ini? ”

Pada 2016 Moore telah memprediksi Trump akan menang. Dalam sebuah artikel yang dia posting di situsnya, dia menguraikan lima alasan mengapa Trump akan menang.

"Saya menyesal menjadi pembawa berita buruk, tetapi saya memberikannya langsung kepada Anda musim panas lalu ketika saya memberi tahu Anda bahwa Donald Trump akan menjadi calon presiden dari Partai Republik," urainya.

"Dan sekarang saya memiliki berita yang lebih mengerikan dan menyedihkan untuk Anda: Donald J. Trump akan menang pada bulan November ini! tegas Moore.

"Badut paruh waktu yang malang, bodoh, berbahaya, dan sosiopat penuh waktu ini akan menjadi presiden kita berikutnya. Presiden Trump. Silakan dan ucapkan kata-katanya, karena Anda akan mengucapkannya selama empat tahun ke depan: 'PRESIDENT TRUMP'," tulisnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya