Berita

Penasihat keamanan Robert O'Brien/Net

Dunia

AS Puji Sikap Yunani Dan Turki Yang Saling Rangkul Atasi Bencana Gempa Di Tengah Konflik Dua Negara

SABTU, 31 OKTOBER 2020 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat melalui penasihat keamanan Robert O'Brien memuji diplomasi antara Yunani dan Turki, yang selama ini bersitegang, setelah gempa bumi besar mengguncang Istanbul dan sebagian wilayah pulau Samos.

Robert O'Brien juga menyampaikan bahwa AS siap membantu kedua sekutu NATO tersebut.
"Sangat menyenangkan melihat kedua negara mengesampingkan perbedaan mereka untuk saling membantu selama saat dibutuhkan. Amerika Serikat juga siap membantu," kata O'Brien, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (31/10).

Hingga Sabtu, sedikitnya 19 orang tewas dam 700 orang luka-luka dalam gempa berkekuatan 7,0 di dekat pulau Samos, Yunani, dengan sebagian besar kerusakan terjadi di kota pantai Izmir, Turki.

Hingga Sabtu, sedikitnya 19 orang tewas dam 700 orang luka-luka dalam gempa berkekuatan 7,0 di dekat pulau Samos, Yunani, dengan sebagian besar kerusakan terjadi di kota pantai Izmir, Turki.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus menyampaikan belasungkawa AS atas hilangnya nyawa dan mengatakan Amerika Serikat 'berbesar hati' oleh kerja sama antara menteri luar negeri Turki dan Yunani.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis melakukan panggilan langka kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah gempa bumi.

"Apa pun perbedaan kami, inilah saat-saat ketika orang-orang kami perlu berdiri bersama," kata Mitsotakis di Twitter.

Ajudan Erdogan Fahrettin Altun di akun Twitternya mengatakan bahwa bencana "mengingatkan kita sekali lagi seberapa dekat kita meskipun ada perbedaan dalam kebijakan."

Ketegangan antara kedua negara meningkat dalam beberapa bulan terakhir setelah Turki mengirim kapal yang didukung militer untuk mengeksplorasi sumber daya energi di perairan yang disengketakan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya