Berita

Politisi PDIP Aria Bima/Net

Politik

Aria Bima : Mungkin Maksud Bu Mega Adalah Milenial Istana Yang Banyak Diam

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 16:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Generasi milenial disindir Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri perihal sumbangsihnya terhadap negara.

Politisi PDI Perjuangan Aria Bima menangkap maksud Megawati tersebut tidak menggeneralisir generasi milenial secara keseluruhan. Melainkan, juga banyaknya anak muda terutama di lingkaran Istana yang tidak banyak bergerak untuk bangsa.

“Milenial yang di tempatnya Pak Jokowi, yang ditunjuk jubir enggak bunyi,” tegas Aria Bima ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/10).


Aria menyebutkan, setidaknya ada beberapa hal pokok yang harus menjadi wawasan generasi muda dalam bersikap dan memberikan kontribusi pada pembangunan bangsa.

“Wawasan kenegaraan, wawasan pemerintahan, wawasan kebijakan pemerintah untuk menanamkan wawasan kolektif dan juga wawasan bagaimana memiliki jiwa bangsa dan negara ini. Saya kira tepat Bu Mega mengatakan itu, bagus untuk dijadikan modal diskusi publik,” bebernya.

Aria pun tidak menampik bahwa ada sedikit kekecewaannya terhadap generasi milenial di kalangan Istana yang dianggap kurang kompetisinya dan kontribusinya terhadap negara.

“Tapi mungkin bisa dilihat, anak-anak milenial yang dulu diharapkan dengan kompetensi milenialnya mampu memberikan langkah-langkah terobosan untuk memikirkan bangsa ini ke depan, kok saat ini tidak begitu terlihat. Apa itu yang dimaksud Bu Mega?” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya