Berita

Airlangga Hartarto/Net

Kesehatan

Airlangga: Penggunaan Vaksin Sinovac Kuncinya Ada Di BPOM

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penggunaan vaksin Covid19 dalam bentuk jadi yang akan dikirim perusahaan asal China, Sinovac, dipastikan melalui penilaian Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Hal itu disampaikan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Airlangga Hartarto, dalam keterangan pers yang diterima Jumat (30/10).

"Kuncinya tetap di BPOM. Untuk Sinovac ada bentuk jadi dan jumlahnya ada 3 juta. Dan itu akan masuk bertahap," ujar Airlangga.


Peran BPOM terkait penggunaan vaksin Covid-19 adalah memastikan tingkat keamanan dan efektifitasnya jika nanti disuntikan kepada  masyarakat.

Airlangga mengungkapkan, BPOM sudah mengirim tim ke Sinovac, China untuk melihat proses uji klinis (clinical trial) tahap ketiga guna memastikan tingkat keamanan vaksin Covid-19.

"Jadi beberapa lokasi produksi juga dilihat, sehingga cara pembuatan obat yang baik kemudian protokol dari clinical trial, sehingga tentu utamanya untuk keselamatan aman dan efektif," tuturnya.

Lebih lanjut, BPOM kata Airlangga juga sudah melakukan kunjungan ke Uni Emirates Arab (UEA) dan Inggris untuk melihat proses uji klinis tahap ketiga beberapa produsen vaksin Covid-19.

Nantinya, lanjut Menko Perekonomian ini, BPOM juga akan menerima laporan dari uji klinis dari negara-negara lain. Jika hasil yang diterima positif, maka BPOM akan mengeluarkan izin penggunaan vaksin di Indonesia.

"Dengan prosedur yang dipatuhi untuk Emergency Use Authorization, maka tentu diharapkan BPOM bisa melakukan evaluasi. Karena Badan POM juga akan mendapatkan laporan clinical trial dari negara lain, termasuk Brazil," demikian Airlangga Hartarto.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya