Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Kembalikan Kepercayaan Publik, Jokowi Disarankan Segera Rombak Kabinetnya

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 06:22 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo disarankan segera melakukan perombakan Kabinet Indonesia Maju yang sudah berjalan selama satu tahun.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah berpendapat dengan komposisi menteri yang semakin tidak dipercaya oleh publik sebaiknya Jokowi segera melakukan pergantian beberapa anggota kabinet.

Kata Dedi, jika tidak dirombak maka konsekuensinya akan membuat reputasi politik Jokowi ikut tidak dipercaya.


"Presiden miliki hak prerogatif. Hanya saja dengan komposisi menteri yang semakin tidak dipercaya publik akan membuat reputasi presiden ikut tidak dipercaya," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/10).

Dedi menilai, minimnya kepuasan publik terhadap beberapa menteri Jokowi merupakan petanda kurang baik.

Dedi menambahkan, setiap Presiden dalam menjalankan pemerintahannya pasti memerlukan dukungan publik. Salah satu aspirasi politik masyarakat yakni desakan melakukan perombakan.

"Tentu itu penanda tidak baik, bagaimanapun presiden memerluka  dukungan publik, salah satunya dengan mempertimbangkan aspirasi," demikian analisa Dedi.

Dalam rilis survei IPO Rabu (28/10), terdapat beberapa menteri yang penilaian publik atas kinerjanya di bawah 1 . Diantaranya: Johnny G. Plate, Terawan Agus Putranto, Fachrul Razi, Yasonna Laoly, Edhy Prabowo dan Syahrul Yasin Limpo.

Sedangkan prosentase tertinggi ditempati Sri Mulyani, Prabowo Subianto, Tito Karnavian, retno LP Marsudi dan Erick Thohir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya