Berita

Bentrokan antar organisasi masyarakat (Ormas) kembali terjadi di wilayah Jalan Ciledug Raya, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang/RMOLBanten

Nusantara

Lerai Bentrok Ormas, Kapolsek Ciledug Kena Sabet Sajam

KAMIS, 29 OKTOBER 2020 | 18:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bentrokan antar organisasi masyarakat (Ormas) kembali terjadi di wilayah Jalan Ciledug Raya, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang pada Kamis (29/10).

Bentrokan tersebut menyebabkan satu orang yang berasal dari ormas Pemuda Pancasila (PP) mengalami luka bacok.

Tak hanya itu, Kapolsek Ciledug, Kompol Wisnu Wardana turut terluka saat mengamankan situasi.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ciledug, Kompol Wisnu Wardana membenarkan hal itu.

"Betul, alami luka-luka sabet, kalau saya terkena luka akibat senjata tajam dibagian tangan, saat melerai kedua belah pihak," ujar Wisnu seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

Lanjutnya, peristiwa bentrokan itu berawal, karena adanya perusakan bendera milik salah satu organisasi masyarakat.

"Awal mula karena ada perusakan bendera salah satu ormas. BW dan MH mabuk, berboncengan mengendarai kendaraan roda dua. Lalu, saat sampai di wilayah Kreo dan depan Tomang Tol Larangan, mereka penurunkan bendera ormas FBR," ucapnya.

Selesai melakukan aksi itu, kata dia, keduanya pun pergi mengarah ke daerah Ciledug dan sesampainya di depan Pos FBR samping rumah makan cepat saji, keduanya menantang anggota FBR yg berada di sekitar pos tersebut.

Mendapati peristiwa itu, keduanya pun berhasil diamankan, atas laporan pihak ormas lainnya.

Sementara itu, petugas masih melakukan penjagaan meski situasi telah kondusif. Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

Populer

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

Gatot Nurmantyo: Ada Apa dengan Covid-19? Yang Kaya Kaya Banget, Yang Miskin Miskin Banget

Jumat, 17 September 2021 | 22:17

UPDATE

Airlangga Dorong Pemuda Menjadi Wirausaha Sosial yang Berdayakan Warga Saat Pandemi

Senin, 27 September 2021 | 04:36

Keberatan Aplikasi PeduliLindungi Diterapkan di Pasar Tradisional, IKAPPI: Vaksinasi Masih Rendah untuk Pedagang

Senin, 27 September 2021 | 04:11

Pastikan Harga Jagung untuk Peternak Mandiri Murah, Kementan: Kami Siapkan 1.000 Ton Bersubsidi

Senin, 27 September 2021 | 03:51

Epidemiolog: Indonesia Masuki Fase Maintenance Covid-19 Sekaligus Fase Paling Berat Godaannya

Senin, 27 September 2021 | 03:00

BPJS Watch Temukan Risma Hapus Data 9 Juta Orang Miskin Dari Program JKN

Senin, 27 September 2021 | 02:42

Antisipasi Kembalinya Komunis, Prof. Bagir Manan Minta Masyarakat Perkuat Amalkan Pancasila

Senin, 27 September 2021 | 02:20

Jadi Strategi Penopang Perekonomian Nasional, Airlangga: Pemerintah Dukung Permodalan bagi UMKM

Senin, 27 September 2021 | 01:51

IDAI: Kasus Kematian Covid-19 Usia Anak di Indonesia Lebih Tinggi dari AS dan Negara-negara Eropa

Senin, 27 September 2021 | 01:34

Tutup Eksibisi Esports PON XX, Bamsoet: Olahraga Ini Bisa Berkontribusi Besar Pada Ekonomi Nasional

Senin, 27 September 2021 | 01:13

Formappi Generalisir Jabatan Pimpinan DPR untuk Korupsi, SDI Tempuh Jalur Hukum Jika Lucius Karus Tak Minta Maaf

Senin, 27 September 2021 | 00:38

Selengkapnya