Berita

Acara “Ngopi Bareng Sahabat Progres 98”/Net

Politik

Progres 98 Dan Tokoh Lintas Aktivis Tolak Demo Anarkis Dan Politik Destruktif

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 15:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Berbagai persoalan politik bangsa yang terjadi di Indonesia sangat menarik untuk disikapi. Karena itu, perlu adanya evaluasi yang komprehensif terkait dinamika politik yang terjadi di Indonesia.

Ketua Kajian Progres 98 Gemah Putra mengatakan, bahwa perlu adanya dialog yang konstruktif dan positif terkait dinamika politik yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.

"Karena itu, kami menolak demonstrasi-demontrasi yang mengedepankan anarkisme, hoax dan politik yan cenderung destruktif. Berbagai elemen bangsa harus memanfaatkan dialog cerdas yang mengedepankan politik yang bermartabat kemanusiaan,” kata Gemah Putra di sela-sela acara “Ngopi Bareng Sahabat Progres 98” yang digelar di Jakarta, Rabu (28/10).


Menurutnya, acara ngopi bareng lintas aktivis ini akan melakukan evaluasi yang komprehensif terkait gelombang dinamika politik akhir-akhir itu. Kondisi politik dewasa ini membutuhkan ruang dialog antar elemen bangsa di tengah-tengah pro-kontra yang tidak sehat.

“Jangan kemudian terjadi kebuntuan dan dinamika yang tidak sehat secara politis dan terjadi dinamika politik yang tidak asyik. Kami menolak penyampaian aspirasi yang justru mengutamakan kekerasan, mengedepankan hoax dan tindakan-tindakan destruktif di era reformasi dewasa ini,” katanya.

Gemah mengatakan ruang-ruang dialog harus dibuka lebar sehingga terjadi untuk menyatukan berbagai potensi anak bangsa. Dengan demikian akan terjadi dialog positif dan konstruktif dalam koridor demokrasi di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Progres 98 Zulfikar mengatakan, bahwa sejak pandemi Covid-19, ada kerinduan untuk saling bertukar pandangan dalam ruang dialog sambil ngopi bareng sahabat-sahabat lintas aktivis.

“Karena itu, hari ini, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kami berkumpul lintas aktivis untuk menikmati segelas kopi dan berdialog dari hati ke hati dalam suasana kesegaran dalam berpikir positif untuk kemaslahatan bangsa,” kata Zulfikar.

Menurut Zulfikar, Progres 98 akan berikhtiar untuk menyatukan berbagai elemen bangsa, tokoh politik dan para tokoh lintas aktivis untuk senantiasa mengedepankan dialog yang menyehatkan di dalam perkembangan dan dinamika politik nasional.

Acara ngopi bareng sahabat Progres 98 ini dihadiri para tokoh politik dan lintas aktivis serta berbagai elemen bangsa lainnya, seperti Faizal Assegaf, Kapitra Ampera, Prof. Imron Cotan, Muhammad Tohir, Abubakar Refra, Immanuel Ebenezer dan tokoh politik lintas aktivis lainnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya