Berita

Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore/Net

Dunia

Serangan Militan, Dua Pekerja Kemanusiaan UNICEF Afrika Tewas Ditembak

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 15:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua pekerja kemanusiaan Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) dilaporkan tewas dalam sebuah serangan militan di Mogadishu.

Tewasnya dua pekerja garis depan polio yang memberikan layanan kesehatan kritis kepada anak-anak Somalia yang rentan itu dikonfirmasi langsung oleh Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore, Selasa (27/10) waktu setempat.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga, teman, dan kolega dari dua pekerja polio yang tewas di Somalia hari ini. UNICEF mengutuk serangan itu dengan sangat kuat. Pekerja kemanusiaan bukanlah target," kata Fore, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (28/10).


PBB mencatat serangan terhadap petugas kesehatan merupakan pelanggaran hukum internasional dan tidak boleh ditoleransi dan mendesak pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan komprehensif, "Pekerja kemanusiaan tidak boleh menjadi sasaran," katanya.

Somalia adalah salah satu negara berisiko tinggi wabah polio karena populasinya yang rapuh dan rentan. Sebagian besar dari mereka termasuk pengembara, orang terlantar dan mereka yang tinggal di pedesaan dan daerah kumuh.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu tetapi kelompok militan yang berafiliasi dengan al-Qaeda yang berbasis di Somalia, al-Shabaab, telah mengklaim bertanggung jawab di masa lalu atas serangan serupa di negara Tanduk Afrika itu.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya