Berita

Menteri Luar Negeri Maroko Nasser resmikan kantor konsulat Guinea Ekuatorial di Dakhla/Net

Dunia

Setelah Guinea Bissau Dan Burkina Fasso, Maroko Resmikan Kantor Konsulat Guinea Ekuatorial Di Dakhla

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 13:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Guinea Ekuatorial pada Jumat (23/10) membuka sebuah konsulat jenderal di kota Dakhla, Maroko selatan, menjadikannya negara Afrika ketiga yang membuka misi diplomatik di provinsi selatan dalam satu hari.

Langkah diplomatik Guinea Ekuatorial juga mencerminkan peningkatan hubungan bilateral negara Afrika tengah dengan Maroko.

Kedua negara menghitung 40 tahun hubungan diplomatik. Meskipun beragam, poin terkuat kerjasama mereka saat ini tetap pada sektor pendidikan, terutama pendidikan perguruan tinggi dan pelatihan profesional.


Seperti banyak negara Afrika lainnya, Maroko telah memberikan peluang beasiswa kepada ratusan siswa 'Equatoguinean'.

Inisiatif ini adalah bagian dari apa yang oleh beberapa orang digambarkan sebagai dorongan Maroko untuk memperkuat diplomasi ilmiah dan budaya, dan ada juga pembicaraan tentang peningkatan perdagangan dan hubungan lain antara Malabo dan Rabat.

Sebelumnya, di hari yang sama, Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita juga meresmikan pembukaan kantor konsulat jenderal untuk Burkina Faso dan Guinea Bissau.

Saat peresmian Bourita ditemani oleh mitranya dari Bissau-Guinea Suzi Carla Barbosa, Alpha Bary dan Someon Oyono Esono Angue.

Pembukaan ini kantor konsulat ini mengkonsolidasikan momentum pro-Maroko yang berkembang pada masalah Sahara Barat, serta menunjukkan ikatan sejarah yang mendalam serta hubungan yang sangat baik antara Kerajaan Maroko dan negara-negara Afrika.

Konsulat ini didirikan untuk memberikan layanan konsuler kepada warga negara, baik yang tinggal maupun yang singgah di negara-negara ini melalui wilayah Sahara Maroko.

Konsulat Jenderal memang dimaksudkan untuk melayani penguatan kerja sama sosial-ekonomi dan budaya antara Maroko dan negara-negara ini.

Dengan keragaman berbahasa Arab, Perancis, Inggris dan Portugis, Afrika mengirimkan pesan yang jelas kepada komunitas internasional bahwa melalui peresmian konsulat ini, Maroko Sahara tidak dapat diubah.

Merebaknya pandemi Covid-19 sempat menghentikan dinamika pembukaan Konsulat Jenderal di Provinsi Selatan.

Namun begitu, Maroko akan melanjutkan kebijakannya membuka Konsulat Jenderal ke negara-negara Afrika untuk menjadikan Sahara sebagai penghubung antara Maroko dan seluruh Afrika.

Pengakuan konkret dari Maroko di Sahara harus diperhitungkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika menangani masalah ini.

Ini adalah perkembangan utama dan masa depan yang menggambarkan tidak adanya solusi lain untuk Masalah Sahara Maroko selain dalam kerangka kedaulatan Maroko dan integritas teritorial.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya