Berita

Epidemiolog Universitas Padjajaran dr. Panji Fortuna Hadisoemarto/RMOL

Kesehatan

Bagaimana Risiko Penularan Virus Corona Di Kolam Renang Umum?

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 11:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Berenang di kolam renang umum menjadi salah satu kegiatan menyenangkan yang biasanya dilakukan sejumlah orang untuk mengisi akhir pekan atau hari libur.

Namun, di tengah pandemi virus corona yang masih menjadi ancaman nyata di Indonesia saat ini, tidak sedikit orang yang merasa was-was untuk berenang di kolam renang umum.

Lantas, bagaimana sebenarnya risiko penularan virus corona di kolam renang umum?


"Perlu diingat bahwa virus corona menular melalui droplet, jadi secara langsung, dan bukan lewat air.  Jadi yang membuat risiko penularan virus corona di kolam renang umum tinggi bukanlah karena air atau kita sharing air kolam renang, melainkan karena berkerumun dan kontak dekat," ujar epidemiolog Universitas Padjajaran dr. Panji Fortuna Hadisoemarto dalam program Bincang Sehat bertajuk "Cegah Klaster Baru Libur Panjang" yang dilaksanakan oleh Kantor Berita Politik RMOL.ID pada Rabu (28/10).

Panji mengingatkan, ada tiga kondisi utama di mana virus corona dapat menyebar dengan mudah, yakni kerumunan, kontak dekat dan tempat tertutup.

"Jadi jika tiga kondisi ini ada secara bersamaan, kita berlibur di tempat kerumunan dengan kontak dekat yang tidak bisa dijaga sekitar dua meter, plus berada di tempat tertutup, maka risiko penularan menjadi semakin tinggi," paparnya.

Meski begitu, bukan berarti bahwa berlibur ke tempat wisata yang terbuka pun akan aman dari risiko penularan virus corona.

"Intinya adalah bukan 'kemana', tapi 'bagaimana'. Jadi mau berlibur ke gunung, ke pantai, ke kolam renang atau tempat wisata manapun, jika di tempat tersebut berkerumun, berjubel, maka risiko penularan virus corona tinggi," paparnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya