Berita

Ketua Umum PP IPHI Ismed Hasan Putro/Net

Politik

PP IPHI Ajak Puluhan Juta Alumni Dan Calon Haji Boikot Produk Prancis

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seruan untuk memboikot semua produk asal negera Prancis turut dilakukan di Indonesia. Salah satunya dilakukan oleh Pimpinan Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI).

Ketua Umum PP IPHI Ismed Hasan Putro menjelaskan bahwa seruan ini disampaikan kepada 10 juta lebih alumni haji, 4 juta lebih calon jamaah haji, puluhan juta alumni jamaah umroh, serta umat muslim Indonesia.

Mereka diserukan untuk menghentikan mengkonsumsi dan menggunakan semua produk asal negara Prancis. Hal ini sebagai respon atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina Islam, dengan menuduh muslim sebagai “separatisme”.


Macron juga menggambarkan Islam sebagai “agama yang mengalami krisis di seluruh dunia”.

“Langkah itu perlu dilakukan agar watak dan praktik kebencian, pelecehan, dan penghinaan pada Islam oleh Presiden Prancis Emanuel Marcon mendapat respon yang tegas,” tegasnya kepada redaksi, Rabu (28/10).

Ismed Hasan Putro menegaskan bahwa praktik Islamophobia yang bertentangan dengan nilai toleransi dan kebersamaan tidak boleh dilakukan oleh siapapun, termasuk seorang presiden.

Dia juga mengingatkan agar reaksi yang diberikan umat Islam Indonesia tidak berlebihan, apalagi sampai berbuat anarkis.

“Cukup aksi diam tapi terasa akibatnya, dengan memboikot produknya,” tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya