Berita

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin/Net

Politik

Sama-sama Punya Tantangan, Ganjar Dan Anies Sosok Potensial Maju Pilpres 2024

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemilihan presiden baru akan digelar pada tahun 2024 mendatang. Namun sejumlah nama sudah menjadi buah bibir dan digadang-gadang sebagai kandidat terkuat bakal calon presiden.

Berdasarkan lembaga survei Indikator Politik Indonesia elektabilitas Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan berada di peringkat teratas sebagai pilihan calon presiden 2024.

"Ini adalah hal yang wajar jika ada lembaga survei yang mempublish hasil survei terkait capres dan cawapres di 2024 agar rakyat banyak pilihan dan tahu kinerja dan track record para kandidat capres dan cawapresnya," ujar pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (27/10).

Menurut Ujang Komarudin, sosok Ganjar dan Anies sangat potensial untuk menjadi capres dan cawapres di 2024.

"Namun untuk Ganjar akan sedikit terhalang oleh kasusnya di masa lalu, yang pernah disebut-sebut terlibat dalam kasus e-KTP. Sedangkan Anies tantangannya, tak punya partai," jelasnya.

Adapun menurut lembaga survei Indikator Politik Indonesia Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas sebesar 18,7 persen, kemudian Prabowo Subianto 16,8 persen, Anies Baswedan 14,4 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 8,8 persen, dan Ridwan Kamil 7,6 persen.

Sisanya, elektabilitas nama-nama lain seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Khofifah Indar Parawansa, Gatot Nurmantyo dan sebagainya masih di bawah angka 5 persen.

Populer

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

Gatot Nurmantyo: Ada Apa dengan Covid-19? Yang Kaya Kaya Banget, Yang Miskin Miskin Banget

Jumat, 17 September 2021 | 22:17

UPDATE

Keberatan Aplikasi PeduliLindungi Diterapkan di Pasar Tradisional, IKAPPI: Vaksinasi Masih Rendah untuk Pedagang

Senin, 27 September 2021 | 04:11

Epidemiolog: Indonesia Masuki Fase Maintenance Covid-19 Sekaligus Fase Paling Berat Godaannya

Senin, 27 September 2021 | 03:00

BPJS Watch Temukan Risma Hapus Data 9 Juta Orang Miskin Dari Program JKN

Senin, 27 September 2021 | 02:42

Antisipasi Kembalinya Komunis, Prof. Bagir Manan Minta Masyarakat Perkuat Amalkan Pancasila

Senin, 27 September 2021 | 02:20

Jadi Strategi Penopang Perekonomian Nasional, Airlangga: Pemerintah Dukung Permodalan bagi UMKM

Senin, 27 September 2021 | 01:51

IDAI: Kasus Kematian Covid-19 Usia Anak di Indonesia Lebih Tinggi dari AS dan Negara-negara Eropa

Senin, 27 September 2021 | 01:34

Tutup Eksibisi Esports PON XX, Bamsoet: Olahraga Ini Bisa Berkontribusi Besar Pada Ekonomi Nasional

Senin, 27 September 2021 | 01:13

Formappi Generalisir Jabatan Pimpinan DPR untuk Korupsi, SDI Tempuh Jalur Hukum Jika Lucius Karus Tak Minta Maaf

Senin, 27 September 2021 | 00:38

Gatot Nurmantyo: Oligarki, Janji Palsu, Hingga Politik Pecah Belah Adalah Ciri Komunis Gaya Baru

Senin, 27 September 2021 | 00:15

Optimalkan Potensi Wisata Halal, Sandiaga Kaji Wacana Kedirjenan Khusus di Kemenparekraf

Minggu, 26 September 2021 | 23:57

Selengkapnya