Berita

Relawan Satgas Penanganan Covid-19, Suryopratomo dalam talkshow pada Selasa, 27 Oktober 2020/RMOL

Kesehatan

Suryopratomo: Virus Corona Mematikan, Tapi Punya Kelemahan

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 11:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Virus corona baru atau SARS-CoV-2 sudah menginfeksi lebih dari 393 ribu orang di Indonesia. Sebanyak 13.411 di antaranya bahkan meninggal dunia.

Meskipun berbahaya dan mematikan, relawan Satgas Penanganan Covid-19 Suryopratomo mengatakan, virus corona memiliki kelemahan.

Berbicara dalam talkshow bertajuk "Suryopratomo, Dari Relawan Hingga Duta Besar” yang dipandu oleh Ketua Sub Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Troy Pantouw, ia menjelaskan virus corona baru menular melalui aerosol atau droplet dari orang yang terinfeksi.


"Karena itu, yang terpenting dari awal kita mengkampanyekan tiga hal," kata Tommy, sapaan akrab Suryopratomo, dalam kegiatan yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (27/10) itu.

"Nomor satu adalah menggunakan masker agar aerosol tertahan ketika kita berbicara," lanjut eks pemimpin redaksi surat kabar Kompas itu.

Setelah itu, Tommy menjelaskan, langkah kedua yang perlu dipatuhi untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah menjaga jarak.

"Yang ketiga adalah, saya katakan virus ini mematikan tapi punya kelemahan juga. Apa kelemahannya? Ternyata virus ini takut sama sabun," ungkap Tommy.

"Jadi sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun di air mengalir sebelum kita memegang bagian wajah, terutama mulut, hidung, dan mata," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya