Berita

Pertemuan sejumlah tokoh politik Aceh Barat-Selatan di kediaman Ketua KP3 ABAS, Tjut Agam/Istimewa

Politik

Melalui Sejumlah Strategi, KP3 Akan Akselerasi Pembentukan Provinsi ABAS

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komite Pelaksana Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan (KP3 ABAS) akan melakukan akselerasi pembentukan Provinsi ABAS. Salah satunya melalui silaturahmi pemekaran provinsi itu pada Desember 2020.

Hal ini disampaikan Ketua KP3 ABAS, Tjut Agam, saat menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat pantai barat selatan. Seperti Jufri Yusuf, Mismaruddin Mahdi (mantan anggota DPRK Aceh Selatan), Hasbaini dan Lismizar (akademis dari Aceh Selatan), Adnan Ns (mantan anggota DPD), dan Tgk Tjut Man (mantan kombatan).

Selain itu juga hadir rombongan mantan pejabat daerah dari Aceh Barat yang selama ini dikenal mendukung aspirasi pemekaran Provinsi Aceh.


"Dari Singkil, Subulussalam, dan Simeulu tidak hadir berhubung rencana silaturahmi ke kediaman Pak Tjut Agam terbilang tiba-tiba," kata Jurubicara KP3 ABAS, Fadhli Ali, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin (26/10).

Pertemuan itu, jelas Fadhli, tidak secara khusus membicarakan pemekaran provinsi. Terutama karena kesehatan Tjut Agam yang tidak mendukung.

Namun, mereka sempat membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan percepatan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan.

"Mungkin faktor usia beliau juga yang sudah hampir 90 tahun," lanjut Fadhli.

Fadhli menambahkan, Tjut Agam sangat berterima kasih kepada para tokoh-tokoh yang hadir. Karena masih ingat dan ingin menjenguk dirinya serta masih bersemangat memikirkan kepentingan masyarakat Aceh Barsela dengan mendikusikan beberapa hal mengenai pembentukan Provinsi ABAS.

Menurut Fadhli, Tjut Agam sangat senang dan berharap untuk memperjuangkan Provinsi ABAS. Hal itu tidak boleh padam sebelum terwujud menjadi kenyataan.

Karena dia meyakini Provinsi ABAS sebagai sebuah solusi yang akan membawa kebaikan bagi masyarakat Aceh dan terutama masyarakat Barat Selatan. Selain itu, pemekaran provinsi juga bisa mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.

Dikatakan Tjut Agam, untuk mempercepat lahirnya Provinsi ABAS perlu dilakukan revisi kepengurusan KP3 Abas tingkat Kabupaten dan diperkuat kembali KP3 Abas di Banda Aceh dan KP3 di Jakarta.

Semua tokoh-tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut sependapat dengan yang disampaikan Tjut Agam. Pun sepakat bahwa selain akan dilakukan revisi kepengurusan KP3 ABAS Kabupaten Kota, juga akan dilakukan pembentukan KP3 Abas Perwakilan Provinsi dan serta KP3 ABAS di ibukota negara.

Fadhli juga mengungkapkan bahwa KP3 ABAS di Jakarta menjalin komunikasi dengan beberapa purnawirawan TNI asal Aceh Barsela. Mereka, kata Fadhil, bersedia memberikan dukungan dan turut berpartisipasi memperjuangkan lahirnya Provinsi ABAS jika hal ini memang jadi harapan atau aspirasi masyarakat Barsela.

Selain membahas revisi kepengurusan KP3 ABAS, semua tokoh yang hadir juga menyepakati pertemuan raya dan silaturahmi dengan KP3 Abas kabupaten/kota dan juga provinsi dalam rangka membahas upaya-upaya mempercepat lahirnya Provinsi ABAS.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya