Berita

Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono/Net

Kesehatan

Kurva Covid-19 Ibukota Hanya Melandai, Warga Diminta Tetap Di Rumah Saat Libur Panjang

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 08:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berkat penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tren kasus positif di DKI Jakarta mulai melandai. Tapi, belum ada gejalan penurunan yang signifikan.

Artinya, kasus bisa kembali melonjak jika masyarakat kembali menurunkan kewaspadaan dan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan.

Karena itu, jelang libur panjang cuti bersama pekan ini, masyarakat ibukota diminta untuk tidak berpergian ke luar kota. Lebih baik tetap berada di rumah guna mengantisipasi lonjakan kasus virus corona baru alias Covid-19.


"Kurva Pandemi DKI Jakarta memang melandai untuk sementara waktu, belum menurun. Fase transisi stagnan. Perlu antisipasi hadapi fenomena lonjakan setelah liburan cuti bersama," ucap ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono, melalui Twitter pribadinya, Selasa (27/10).

Menurut Pandu, penanganan pandemi di DKI relatif sulit karena Jakarta menjadi kota terbuka dengan penduduk yang memiliki mobilitas tinggi.

Untuk itu, Pandu sependapat kalau PSBB masa Transisi fase I kembali dilanjutkan. Sebab bila pelonggaran diperluas, maka amat sangat berpotensi memicu kenaikan kasus.

"Manajemen penanganan pandemi harus berbasis data, sehingga Pemda DKI diharapkan dapat kendalikan pandemi," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya