Berita

Anggota Baleg DPR RI, Firman Soebagyo/Net

Politik

Baleg DPR: Malaysia Teriak-teriak Soal Omnibus Law Karena Tidak Ingin Indonesia Lebih Maju

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 14:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja bisa menjadi solusi dalam menghadapi sulitnya perekonomian global akibat pandemi Covid-19.‎ Tidak hanya bagi investor, UU Ciptaker dibuat untuk menguntungkan tenaga kerja.

Sebab di masa pandemi Covid-19 ini, Indonesia mengalami dampak buruk dari sektor ekonomi. Ribuan orang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) serta sejumlah perusahaan gulung tikar.
‎
"UU ini sangat urgent dalam menghadapi ekonomi global ditambah pandemi Covid-19 sekarang ini menjadi persoalan tersendiri. Ini menjadi efek domino ke nasional kita," ujar anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR, Firman Soebagyo kepada wartawan, Senin (26/10).


Politikus Partai Golkar ini mengatakan, adanya UU Cipta Kerja akan membuka lapangan pekerjaan yang besar. Sebab orang akan mudah melakukan investasi di Indonesia.‎

"Ini yang menjadi dasar utama kita. Ini menjadi sebuah kebutuhan hukum di mana untuk lapangan kerja bisa diciptakan ketika kita bisa menarik investasi, baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri," katanya.

Sebaliknya, bila tidak ada terobosan seperti halnya UU Cipta Kerja, dikhawatirkan Indonesia akan kalah dengan negara-negara lainnya.‎

"Kalau kita tidak melakukan maka ketinggalan dengan negara-negara seperti Thailand, Malaysia, dan sebagainya. Kemarin adanya anggota parlemen Malaysia berteriak-teriak tentang omnibus law karena mereka khawatir kalau Indonesia lebih maju, Malaysia akan tertinggal jauh,” tegasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya