Berita

Ilustrasi Perawat penanganan Covid-19/Net

Kesehatan

DPP PPNI Ungkap Sebab Infeksi Covid-19 Terhadap Perawat, Apa Harapannya Kepada Pemerintah?

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 13:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyebab infeksi Covid-19 yang dialami para Perawat yang menangani pasien positif diungkap oleh Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI).

Ketua DPP PPNI, Harif Fadhillah mengatakan, pihaknya sangat menyoroti soal perlindungan para perawat yang ikut merawat pasien Covid-19.

Sebab berdasarkan data per 25 Oktober, DPP PPNI mencatat jumlah perawat yang meninggal karena terinfeksi Covid-19 telah mencapai 103 orang.


Menurutnya, angka kematian perawat yang banyak tersebut dan terjadi selama 6 bulan masa penanganan Covid-19 bukan tanpa sebab. Tapi turut dipengaruhi oleh intensitas kerja yang tinggi.

"Pandemi ini telah menempatkan tingkat stres psikologis yang luar biasa pada petugas kesehatan yang terpapar dengan pengaturan permintaan tinggi selama berjam-jam," ungkap Harif Fadhillah dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/10).

Selain itu, kondisi mental dari para perawat yang bertugas, dijelaskan Harif, kemungkinan besar tertekan karena beberapa sebab yang berpotensi menurunkan imunitas tubuh, sehingga rawan tertular Covid-19.

"(Perawat) hidup dalam ketakutan terus-menerus terhadap paparan penyakit, saat terpisah dari keluarga dan menghadapi stigmatisasi sosial," bebernya.

Oleh karena itu, ia mengharapkan pemerintah untuk lebih memerhatikan perlindungan kepada para perawat yang juga menjadi garda terdepanan penanganan Covid-19, bersama para dokter.

"Hal ini menjadi sorotan bagaimana bangsa kita telah melindungi atau tidak melindungi profesi perawat kita," demikian Harif Fadhillah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya