Berita

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi/Net

Politik

Adhie Massardi: Jika Tidak Siap Hadapi Risiko Buruk, Lebih Baik Diam Menikmati Rasa Takut

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 09:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rakyat Indonesia seperti tidak sedang berada di alam demokrasi. Kenyataan itu harus dipahami bersama, khususnya para aktivis yang terus kritis kepada pemerintah.

Begitu simpulan dari pernyataan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi dalam akun Twitter pribadinya, Senin (26/10).

Pernyataan itu terlontar untuk mengomentari penangkapan terhadap penceramah Sugi Nur Raharja atau yang beken dikenal publik dengan panggilan Gus Nur.


Adhie Massardi menanggapi sebuah berita yang berisi pernyataan pengamat bahwa mengkritik tidak seharusnya ditangkap.

“Harus dipahami, kita seperti sedang tidak berada di alam demokrasi. Kebenaran sudah ada yang kendalikan,” ujar Adhie Massardi.

Atas alasan itu, Adhie mengurai bahwa mereka yang hendak mengkritik pemerintah harus paham dengan risiko tersebut. Jika tidak siap, maka sebaiknya jangan melawan.

“Jika tak siap hadapi risiko terburuk, lebih baik diam nikmati rasa takut,” ujar mantan jurubicara Presiden keempat RI, Gus Dur itu secara satire.

Dia mengingatkan, kondisi yang terjadi saat ini membuat dendam pribadi dan ideologi bisa tercampur.

“Menjarakan lawan (bisa) merupakan kebahagiaan,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya