Berita

Presiden Alpha Conde/Net

Dunia

Petahana Menangkan Hasil Perhitungan Awal Pemilu, Oposisi Guinea Naik Pitam

MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 08:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pengumuman hasil perhitungan awal pemilihan umum di Guinea tampaknya akan memicu protes warga yang lebih keras.

Pasalnya, komisi pemilihan pada Sabtu (24/10) mengumumkan kemenangan suara yang diperoleh oleh petahana, Presiden Alpha Conde.

Conde yang berusia 82 tahun dinyatakan telah memenangkan 59,5 persen suara pada pemilu 18 Oktober. Namun hasil itu masih perhitungan awal, meski semua suara sudah diproses.


Dimuat Reuters, untuk mendapatkan masa jabatannya yang ketiga, kemenangan Conde harus terlebih dulu dikonfirmasi oleh Mahkamah Agung.

Kemenangan Conde sendiri tampaknya akan memicu gerakan baru dari warga. Sejak awal partisipasinya di pemilu, Conde telah mendapatkan banyak kritikan karena dianggap tidak berhak untuk mendapatkan masa jabatan ketiga.

Namun dalam referendum konstitusi pada Maret, Conde mengatakan telah mengatur ulang batas masa jabatan presiden sehingga tidak menentang hukum.

Dalam beberapa hari terakhir, aksi protes yang dipimpin oleh kubu oposisi terjadi di jalan-jalan ibukota Conakry, seiring dengan pengumuman hasil pemilihan secara bertahap. Setidaknya 17 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Pada Sabtu, para pendukung Conde yang mengenakan kaos kuning merayakan kemenangannya dengan berpawai di ibukota. Namun di sisi lain, para tentara dengan baret merah berpatroli di jalan-jalan dengan truk.

Mantan perdana menteri Cellou Dalein Diallo, saingan terdekat Conde dengan 33,5 persen suara, mengatakan dia memiliki bukti penipuan dan berencana untuk mengajukan keluhan ke pengadilan konstitusi. Diallo juga diketahui menjadi saingan berat untuk Conde pada pemilu 2010 dan 2015.

Jika Diallo ingin menindaklanjuti klaimnya, berdasarkan undang-undang, pengaduan harus diajukan dalam waktu delapan hari sejak hasil awal pemilu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya