Berita

Pasien Covid-19 memenuhi ICU di rumah sakit-rumah sakit Prancis/Net

Dunia

Kasus Baru Membludak, Pasien Covid-19 Banjiri ICU Rumah Sakit Prancis

MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 06:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Prancis telah menjadi negara kedua di Eropa yang mencatatkan infeksi virus corona baru melebihi satu juta, setelah Spanyol.

Lonjakan kasus Covid-19 selama kurang lebih dua pekan terakhir telah berimbas pada sistem fasilitas kesehatan di rumah sakit-rumah sakit.

Menteri Kesehatan Olivier Veran mengakui, rumah sakit Prancis tidak dapat menghindari penyebaran virus corona yang begitu pesat.


“Kasus serius yang tiba di rumah sakit kita hari ini adalah akibat dari infeksi yang terjadi 15 hari lalu,” kata Olivier Veran setelah mengunjungi sebuah rumah sakit di Marseille pada Sabtu (24/10), seperti dikutip Reuters.

“Mempertimbangkan penyebaran epidemi saat ini, kita tahu bahwa apapun yang kita lakukan, kita akan melihat konsekuensinya dalam 15 hari ini," sambung dia.

Sejak dua pekan lalu, Prancis sudah mendaftarkan rata-rata sekitar 20 ribu infeksi harian baru dengan sekitar 20 orang memasuki unit perawatan intensif per hari.

Prancis mencapai tonggak satu juta kasus pada Jumat (23/10). Saat ini, Prancis sudah melaporkan 1.086.497 kasus Covid-19 dengan 34.645 kematian.

Jumlah pasien di Unit Perawatan Intensif (ICU) sudah membengkak dan mencapai 2.441, dibandingkan dengan sekitar 400 kasus pada akhir Agustus.

"Perkembangan epidemi belum berakhir. Kita masih akan menghadapi masa-masa sulit di depan," kata Perdana Menteri Jean Castex.

Pada akhir September, tingkat infeksi Covid-19 di Prancis mulai meningkat dengan rata-rata kasus yang dikonfirmasi setiap harinya mencapai lebih dari 10 ribu, dibanding sekitar 5.000 pada akhir Agustus.

Setelah itu, pada pertengahan Oktober, rata-rata kasus harian mencapai 20 ribu hingga 30 ribu. Terbaru, Jumat, Prancis mencatatkan lebih dari 45 ribu kasus.

Pesatnya penyebaran virus di Prancis membuat ibukota Paris dan sejumlah kota besar lainnya memperpanjang pemberlakuan jam malam.

Setiap harinya, mulai pukul 9 malam hingga 6 pagi, sekitar 46 juta orang atau lebih dari dua pertiga populasi Prancis tidak diizinkan keluar rumah selama enam pekan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya